Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dalam peristiwa itu, ribuan suporter terlibat bentrok dengan aparat keamanan setelah tidak diperbolehkan menyaksikan laga antara PSIS Semarang dengan Persis Solo dalam lanjutan Liga 1.

Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Lumbantoruan, mengatakan, 20 orang yang dimintai keterangan merupakan orang-orang yang diamankan dalam peristiwa tersebut.

Baca: PSIS vs Persis Tanpa Penonton, Tapi Terjadi Bentrokan

”Sementara 20 orang (dimintaai keterangan). Mereka terdiri suporter, panpel [panitia pelaksana pertandingan] dn pengelola Stadion Jatidiri,” katanya seperti dikutip Solopos.com, Sabtu (18/2/2023).

Sementara itu, Donny mengaku belum bisa memperinci secara detail kerugian yang disebabkan aksi rusuh suporter itu. Pihaknya hingga saat ini masih melakukan investigasi dan pendataan terkait kerugian atau kerusakan fasilitas olahraga milik Pemprov Jateng akibat kerusuhan suporter itu.

”Masih dilakukan pemeriksaan. Untuk hasil pemeriksaan, akan disampaikan Kapolrestabes dalam rilis resmi (jumpa pers),” tuturnya.

Sebelumnya, aksi kerusuhan suporter terjadi di Stadion Jatidiri saat laga PSIS Semarang kontra Persis Solo, Jumat (17/2/2023). Ribuan suporter itu memaksa masuk ke stadion meskipun laga telah ditetapkan digelar tanpa kehadiran penonton.Alhasil, upaya ribuan suporter ini pun mendapat adangan dari aparat kepolisian. Hal itu pun menimbulkan kerusuhan dan bentrokan antara suporter dengan aparat polisi. Polisi pun melepaskan tembakan gas air mata untuk meredam amukan massa.Baca: PSIS Vs Persis Berakhir ImbangAsap dari gas air mata itu bahkan terbawa angin dan masuk ke area Stadion Jatidiri tempat laga antara PSIS Semarang dengan Persis Solo digelar. Wasit yang melihat kondisi itu pun akhirnya sempat menghentikan laga untuk beberapa saat. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler