Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dari dua mobil tersebut, salah satunya ternyata Ketua GP Ansor Kalikotes, Klaten, M Fuad Nashori (36). Selain kaca depan mobilnya pecah, Fuad juga melngalami sejumlah luka akibat kena pecahan kaca.

Kapolsek Karanganom Iptu Panut Haryono mengatakan kejadian pertama menimpa mobil Agya nomor polisi AD 1682 ML. Saat melintas di jalan Ponggok-Karanganom, Desa Jeblog, Kecamatan Karanganom, Rabu (22/2) dini hari, mobil dari arah selatan itu dilempar batu oleh pemotor dari arah berlawanan.

”Dilempar dengan batu kali. Korban sempat mengejar pelaku tetapi hilang di jalan sempit. Kemudian lapor ke Polsek Polanharjo. Karena lokasi kejadian di Karanganom akhirnya lapor ke Polsek Karanganom,” katanya seperti dikutip Detik.com, Kamis (23/2/2023).

Baca: Berang Ada Ambulans Dilempar Batu, Kapolresta Solo: Akan Kami Tindak Tegas

Tak lama kemudian, peristiwa serupa menimpa Ketua GP Ansor Kecamatan Kalikotes, M Fuad Nashori yang sedang mengemudikan mobil Avanza.

Saat melintas di jalan Penggung-Jatinom sekitar pukul 01.20 WIB, mobil Fuad juga dilempar batu oleh pemotor tak dikenal dari arah berlawanan.

Untuk diketahui, jalan Penggung-Jatinom tak jauh dari jalan Ponggok-Karanganom, lokasi kejadian pelemparan batu ke mobil Agya.

Panut menduga pelaku pelemparan batu ke dua mobil itu adalah orang yang sama. Sebab lokasi kejadian pertama dan kedua itu berurutan, dari arah utara ke selatan.

”Kita sedang lakukan penyelidikan, kumpulkan keterangan saksi dan bukti. Ciri ciri pelaku, dua sepeda motor, mohon doanya agar segera terungkap,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua GP Ansor Kalikotes, Klaten, M Fuad Nashori membenarkan kejadian tersebut. Saat kejadian ia bersama adik dan tetangganya.Baca: Lagi, Ambulans di Klaten Dilempari Batu saat Bawa Jenazah Pasien Covid”Saya bertiga dengan adik dan tetangga. Saya dari arah barat (Jatinom) sebelum jembatan Karanganom, pelaku dari arah timur. Batu bata sampai masuk ke dalam mobil,” ungkapnya.Menurut dia, pelakunya berjumlah tiga orang. Mereka naik dua sepeda motor. Fuad lalu melapor ke Polsek Karanganom yang berjarak sekitar 300 meter dari TKP.”Saya lapor ke Polsek ternyata setengah jam sebelumnya ada laporan serupa. Lokasi di Desa Jeblog, Kecamatan Karanganom," ujarnya.Fuad tak tahu motif pelaku melempar batu saat berpapasan dengan mobilnya. ”Saya paling kecepatan 40 kilometer per jam, saya tidak menyalakan lampu dim. Saya juga tidak punya musuh,” ucap Fuad.Terkait luka yang diderita, Fuad mengaku hanya mengalami luka ringan di tangan dan pelipis akibat pecahan batu bata dan kaca depan yang pecah. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler