Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Korban meninggal diketahui bernama Gudono Harto Wiyono (63) RT 1 RW 7, Dukuh Klenisan, Kelurahan Banmati, Kecamatan Sukoharjo. Korban diduga meninggal karena serangan jantung.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan menjelaskan, korban ditemukan meninggal pada Jumat (24/2/2023) sekitar pukul 05.30 WIB. Awalnya, sekitar pukul 05.15 WIB, korban keluar rumah untuk bersepeda.

”Setelah sampai di sekitar RT 4 RW 3, Kedunggudel atau tempat kejadian perkara (TKP), korban berhenti dan duduk bersandar,” terangnya seperti dikutip Solopos.com.

Baca: Diduga Kelelahan, Pesepeda di Sragen Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan

Warga setempat, Hendri Priyanto, mengaku saat itu melihat dan sempat menghampiri korban. Setelah  mengetahui korban dalam kondisi sakit, Hendri balik ke rumah untuk mengambil minyak kayu putih dan membuatkan teh panas.

”Saat kembali, dia melihat korban sudah meninggal dunia. Kemudian datang warga lain, Basuki, turut memastikan korban sudah meninggal dunia. Mereka kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukoharjo Kota,” ujarnya.Setelah menerima laporan, polisi mendatangi TKP dan mengamankan barang bukti berupa sepeda kayuh kuning. Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan visum luar oleh dr. Entan Teram Zettira dari Puskesmas Sukoharjo.”Hasilnya tidak ditemukan luka-luka tanda kekerasan di tubuh korban. Gudono dinyatakan meninggal dunia dikarenakan serangan jantung,” tambahnya. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler