Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Wakapolres Karanganyar Kompol Purbo Adjar Waskito mengatakan, identifikasi mayat tersebut masih dilakukan oleh petugas. Namun sejauh ini jasad tersebut dipastikan berjenis wanita dewasa. Ini diperoleh dari bekas anting-anting di bagian telinga korban.

”Kondisi saat ditemukan kan sudah rusak. Sulit dikenali. Karena berupa potongan,” kata dia, Sabtu (25/2/2023).

Baca: Jasad Manusia Tanpa Kaki Ditemukan di Grojogan Sewu Karanganyar

Potongan tubuh ini ditemukan pertama berupa kaki kanan. Kemudian sehari berikutnya tubuh utuh minus kaki kanan. Sayangnya kondisinya telah rusak. Kulit bagian wajah sudah terkelupas sehingga sulit dikenali.

Kemudian ditemukan tanpa busana. Identitas dari jasad ini belum diketahui. Penyelidikan masih terus dilakukan, untuk mengungkap identitas jenazah tersebut.

Pihaknya masih menunggu hasil autopsi dari RS Dr Moewardi. ”Yang jelas, jenis kelamin dari potongan tubuh itu milik wanita dewasa. Saat ditemukan, kondisinya tanpa busana,” katanya.

Wakapolres mengatakan seluruh bagian tubuh sudah ditemukan lengkap. Hanya beberapa organ bagian dalam belum ditemukan. Kemungkinan hanyut terbawa arus sungai. Dari penelusuran di aliran sungai, juga belum ditemukan bajunya.
Wakapolres mengatakan seluruh bagian tubuh sudah ditemukan lengkap. Hanya beberapa organ bagian dalam belum ditemukan. Kemungkinan hanyut terbawa arus sungai. Dari penelusuran di aliran sungai, juga belum ditemukan bajunya.Aparat kepolisian dibantu jajaran TNI dan sukarelawan terus menyisir lokasi penemuan. Penyisiran juga mengerahkan anjing pelacak untuk menemukan potongan bagian tubuh lainnya.”Saat ini kami fokus pada pengungkapan identitas jasad dulu. Soal motif apakah korban pembunuhan atau bagaimana itu dalam penyelidikan,” katanya.Sejauh ini polisi telah mengambil sampe DNA keluarga di Desa Blumbang, Tawangmangu, yang anggota keluarganya hilang sejak sepekan lalu. Sampel DNA ini tengah tahap pencocokan. Meskipun pihak keluarga telah menyakini melihat ciri-ciri yang hampir sama dengan potongan jenazah itu.”Namun kami belum sampai pada kesimpulan. Kami tunggu hasil autopsi dan cek forensiknya dulu,” ujarnya. Penulis: SupriyadiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler