Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Disperindag Jateng Arif Sambodo mengatakan, hingga bulan April nanti, Bulog sudah berkomitmen untuk mengisi Minyakita hingga 1 juta ton. Karena itu, ia memastikan Minyakita tak akan terkendala hingga lebaran.

”Sampai bulan April Bulog sudah mempunyai ikatan untuk mengisi 1 juta ton sampai akhir April. Lebarannya kan pertengahan April jadi aman. Kalau kebutuhannya sekitar 10 ribu ton per bulannya harapannya bisa tercukupi,” katanya seperti dikutip Detik.com.

Arif menyebut hari ini pihaknya kedatangan 55 ton Minyakita yang akan disebar ke 25 pasar di Jateng.

”Kerja sama dengan Apical juga mendatangkan minyak goreng produksi Apical, minyak goreng Minyakita untuk Jawa Tengah dan ini kurang lebih sekitar 5.000 karton itu berarti 60 ribu liter itu kurang lebih sekitar 55 ribu kilo atau 55 ton Minyakita,” ujarnya.

Dia juga yakin bahwa ke depannya stok Minyakita akan terus aman. Hal itu mengingat pemerintah sudah menambah domestic market obligation (DMO) dari 300 ribu ton menjadi 450 ribu ton.

”Harapan pemerintah tentunya dengan menaikkan DMO 450 ribu ton kebutuhan akan Minyakita tercukupi,” katanya.

Menurutnya, yang harus diperhatikan saat ini adalah pengawalan distribusi Minyakita hingga ke konsumen. Agar masyarakat bisa mendapat Minyakita dengan harga eceran tertinggi (HET) yakni Rp 14 ribu.”Kami dengan Satgas Pangan sudah sepakat melakukan pengawalan seperti kita tahu kemarin ada penahanan Minyakita di Weleri, pemalsuan di Sragen, dan juga di provinsi lainnya dan itu yang penting kita kawal,” jelas Arif.Arif juga berharap masyarakat yang lebih mampu bisa membeli minyak premium. Sebab, Minyakita memang awalnya ditujukan untuk golongan ekonomi menengah ke bawah.”Dan yang terpenting, Minyakita itu kan sebetulnya arahnya mereka yang menengah ke bawah, harapannya yang sudah bisa mampu beli premium ya jangan beli Minyakita,” lanjutnya. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler