Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pernyataan tersebut diungkapkan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat, Selasa (28/2/2023).

Ia pun menjelaskan, kedua sekolah tersebut memiliki kemampuan dan sanggup menerapkan aturan baru dalam mencetak siswa unggulan.

”Pertama SMA 1, kedua SMA 6. Untuk anak-anak (siswa) siap-siap. Kalau tidak kuat tarik pulang sudah. Karena ini jalan terus kecuali saya berhenti September nanti, pasti bisa dibatalkan,” kata Viktor dalam video yang diunggah di akun Instagram @viktorbungtilulaiskodat, Selasa (28/2/2023).

Baca: DPR Nilai Aturan Sekolah Masuk Jam 5 Pagi di NTT Rugikan Siswa

Ia pun menjelaskan, kedua sekolah tersebut akan masuk terus pukul lima pagi. Ia pun mempersihlakan para orang tua yang ingin mendorong anak-anaknya sekolah di dua SMA tersebut.

Menurutnya, para siswa di sekolah tersebut akan disiapkan menjadi pemimpin masa depan. ”Yang tidak mau, tidak dipaksa. monggo geser kas keluar ame sang dia (geser ke sekolah lain),” ungkapnya.

Politikus Partai NasDem itu menyebut banyak pihak yang menyatakan jam 5 pagi masih pagi buta. Namun, ia mengingatkan seorang tokoh yang mau dibentuk harus siap sebelum matahari terbit.

”Hei lihat baik-baik. matahari terbit di Nusa Tenggara Timur itu jam 5.48, filosofi seorang tokoh yang mau disiapkan adalah sebelum matahari itu terbit, dia telah siap untuk hidup di dalam pembangunan aktivitas sehari-hari, itu filosofinya,” ujarnya.

Viktor mengakui ada sejumlah kendala dalam menerapkan aturan masuk sekolah jam 5 pagi, antara lain soal keamanan. Ia menyebut bakal bekerja sama dengan Polri untuk mengantisipasi kendala tersebut.Baca: Gubernur NTT Berlakukan Jam Masuk SMA dan SMK Pukul 05.00 PagiSelain itu, pihaknya juga akan bekerja sama dengan lembaga-lembaga pendidikan yang berhasil membuat pelajar masuk universitas negeri, seperti Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, hingga Harvard University.”Sehingga dia mengajarkan anak ini dengan baik , sehingga yang tertarik masuk UI mereka dipersiapkan dari awal, sehingga kalau tes UI langsung mereka mampu punya standar yang sama dengan Jakarta. UGM ataupun yang menuju Harvard University sekalipun,” katanya.Sementara itu, Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) mengkritik usulan Viktor yang meminta agar jam masuk sekolah bagi pelajar setingkat SM menjadi pukul 05.00 Wita.Sekjen FSGI Heru Purnomo mendesak agar rencana kebijakan yang disepakati Pemprov NTT itu dibatalkan karena berpotensi membahayakan tumbuh kembang anak. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Instagram @viktorbungtilulaiskodat, CNN Indonesia

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler