Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ganjar ingin agar masjid terbesar di Solo ini bisa menjadi center of excellent, sebagai ruang diskusi, kajian, dan tempat untuk menularkan kebaikan.

”Pengelolaan masjid ini ada di Pemkot Surakarta. Setelah dibuka, masjid ini harapannya bisa segera berfungsi dan pasti banyak orang yang ingin beribadah di masjid itu karena bagus banget,” kata Ganjar saat mendampingi kunjungan kerja Wakil Presiden Ma'ruf Amin di Surakarta, Rabu (1/3/2023).

Baca juga: Presiden Jokowi dan MBZ Resmikan Masjid Raya Syeikh Zayed Solo

Ganjar menceritakan, saat pembukaan Masjid Raya Sheikh Zayed oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin pada Selasa (28/2/2023) malam, sebenarnya banyak masyarakat yang ingin hadir, tetapi kapasitas untuk acara tersebut dibatasi. Namun, antusias warga yang datang untuk salat subuh berjemaah pertama kali di masjid itu sangat besar.

”Kemarin itu, pada saat Pak Wapres membuka ternyata banyak masyarakat yang ingin ikut hadir sebenarnya, tapi kapasitasnya dibatasi. Maka yang luar biasa tadi pagi subuhan untuk yang pertama bareng-bareng dengan Pak Wapres, luar biasa MasyaAllah. Masyarakat juga cukup antusias,” tuturnya.

Antusias yang besar itu tentu tidak akan terjadi pada hari pertama pembukaan masjid untuk umum. Menurut Ganjar arsitektur masjid yang bagus juga menjadi daya tarik tersendiri, sehingga berpotensi menjadi destinasi wisata religi.

”Nah yang diperlukan adalah mari kita jaga bersama kebersihannya, tamannya dijaga, pokoknya tidak boleh nyampah di sana. Ini pasti akan menjadi tempat destinasi baru, apalagi kalau orang yang ingin ziarah dan sebagainya pasti akan sangat tertarik untuk datang ke masjid ini. Biasanya banyak kelompok yang datang,” ungkap Ganjar.

Masjid Raya Sheikh Zayed Solo diharapkan tidak hanya sekadar menjadi tempat ibadah atau destinasi wisata religi tetapi bisa menjadi center of excellent.Apalagi di areal masjid itu, masih akan ada satu proyek yang dikerjakan yaitu Islamic Center. Artinya, akan lebih banyak manfaat yang bisa dirasakan oleh masyarakat dengan keberadaan masjid ini.”Mudah-mudahan bermanfaat tapi kita musti jaga, karena masih ada satu tahap lagi nanti semacam Islamic Center yang akan dibangun. Mudah-mudahan meningkatkan ibadah kita semuanya, sekaligus bisa menjadikan masjid itu center of excellent. Jadi orang bisa beribadah, berdiskusi, dan menularkan kebaikan dari tempat ibadah itu," katanya.Satu fasilitas yang juga mendukung untuk menjadikan masjid sebagai center of excellent adalah keberadaan perpustakaan. Menurut Ganjar, saat ini banyak masjid yang juga memiliki perpustakaan sehingga orang bisa banyak belajar.  Penulis: Dani AgusEditor: Dani Agus

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler