Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pernyataan tersebut diungkapkan Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jateng Untung Wibowo Sukowati. Ia mengatakan, 80 LPJU yang hilang tersebut merupakan jumlah akumulasi selama kurun waktu 2021-2022.

”Untuk kerugian yang ditimbulkan mencapai Rp 3 miliar. Kami harap ini menjadi yang terakhir. Karena LPJU sangat penting bagi pengendara jalan untuk menghindari kecelakaan,” katanya seperti dikutip Solopos.com.

Baca: Alamak! 80 LPJU Solar Cell di Sragen Hilang Dipreteli Maling

Ia pun menjelaskan, saat pemasangan LPJU, pemerintah sudah memasang LPJU di tempat yang bisa diawasi masyarakat. Hanya saja, para maling ini masih nekat.

”Sebenarnya masyarakat ini tahu ada maling tapi tak berani menegur,” ungkapnya.

Akibat hilangnya LPJU tersebut, pihaknya berencana mengevaluasi rencana pengadaan LPJU pada tahun ini. Salah satunya mengganti solar cell dengan LPJU konvensional.

”LPJU konvensional ini memang bakal menjadi beban Pemprov Jateng. Dari pada tetap LPJU solar cell, tapi dicuri orang lagi?” terangnya.Baca: Cegah Kriminalitas saat Pemadaman LPJU, Polres Gencarkan PatroliDia menambahkan, di tahun ini anggaran provinsi di Sragen akan difokuskan pada pengadaan LPJU. Meski begitu ia pun memastikan tak akan meninggalkan infrastruktur.”Terkait infrastruktur, provinsi juga fokus di jalur Sumberlawang yang sekarang dikerjakan dengan dana APBN. Sedangkan untuk jalur Gabugan-Gemolong yang rusak akan diperbaiki menggunakan anggaran pemeliharaan, yakni menambal jalan setelah tidak hujan,” tandasnya. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler