Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Temanggung – Bencana tanah longsor kembali terjadi di Temanggung. Kali ini, longsor menimpa bangunan senderan rumah warga sepanjang 12 meter dengan tinggi delapan meter di Dusun/Desa Glapansari, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung.

Taka da korban jiwa dalam musibah yang terjadi Minggu (26/9/2021) itu. Akan tetapi kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Baca: Harga Terjun Bebas, Petani Tembakau Temanggung Gelar Doa Bersama Lintas Provinsi

Kepala Pelaksana BPBD Temanggung, Totok Nursetyanto mengatakan, musibah tanah longsor tersebut terjadi saat hujan lebat mengguyur wilayah setempat. Derasnya hujan membuat saluran drainase rumah tangga tidak mampu menahan debit air.

“Akibatnya air meluap dan menghantam senderan yang berada didepan rumah Wardi dan Saifudin,” katanya seperti dikutip Media Center Kominfo Temanggung, Senin (29/9/2021).

Mendapati kejadian tersebut, warga dibantu petugas dari BPBD langsung melakukan evakuasi material longsor.

BPBD Temanggung mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana tanah longsor untuk meningkatkan kewaspadaan.Baca: Purna Tugas, Tiga Polisi di Temanggung Diberi Kambing KapolresTerlebih saat ini memasuki musim penghujan dengan intensitas tinggi dan durasi panjang yang berpotensi menimbulkan musibah tanah longsor maupun banjir."Kami mengimbau kepada warga yang tinggal di daerah rawan bencana longsor maupun banjir untuk meningkatkan kewaspadaan, dan jika menemukan tanda-tanda akan terjadi bencana alam agar mengungsi ke tempat yang aman," tandasnya. Reporter: SupriyadiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler