Hanyut di Sungai Taruman Kendal, Warga Catur Meninggal Dunia
Supriyadi
Kamis, 17 Februari 2022 12:30:36
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kendal – Seorang warga Desa Catur, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal, bernama Sawal (47) yang sebelumnya dilaporkan hanyut di Sungai Taruman, Rabu (16/2/2022) ditemukan meninggal dunia, Kamis (17/2/2022).
Jenazah korban ditemukan sekitar pukul 07.30 WIB ditemukan di Dukuh Tanjung, Desa Wonosari, Kecamatan Patean yang berjarak lima kilometer dari tempat kejadian.
Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto menceritakan, kronologi tersebut berawal saat memanen jagung di ladang, Rabu (16/2/2022).
Baca: Hilang Sabtu, Kakek Tenggelam di Tayu Pati Belum Ditemukan Hingga Kini
Sekitar pukul 15.00 WIB korban hendak pulang dengan menyebrang sungai Taruman yang sedang mengalami peningkatan debit air.
"Diduga korban terseret arus tidak bisa menyelamatkan diri akhirnya hanyut tenggelam" ungkapnya
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Sejumlah relawan membawa jenazah Sawal (47) warga Desa Catur, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal yang ditemukan meninggal dunia usai hanyut di sungai Taruman. (Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Kendal – Seorang warga Desa Catur, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal, bernama Sawal (47) yang sebelumnya dilaporkan hanyut di Sungai Taruman, Rabu (16/2/2022) ditemukan meninggal dunia, Kamis (17/2/2022).
Jenazah korban ditemukan sekitar pukul 07.30 WIB ditemukan di Dukuh Tanjung, Desa Wonosari, Kecamatan Patean yang berjarak lima kilometer dari tempat kejadian.
Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto menceritakan, kronologi tersebut berawal saat memanen jagung di ladang, Rabu (16/2/2022).
Baca: