Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Semarang – Nasib nahas menimpa petugas kebersihan Gereja Blenduk Kota Semarang Sutiyo (54). Warga Rusunawa blok A No 18 Kelurahan Karangroto, Kecamatan Genuk itu diduga terjatuh dari menara setinggi empat meter.

Saat ditemukan, korban sudah terkapar di balkon kubah gereja. Akibatnya korban diduga mengalami fraktur kaki dan benturan di kepala. Korban saat ini dibawa ke rumah sakit Wongsonegoro Semarang untuk mendapat perawatan.

Kepala Kantor SAR Semarang Heru suhartanto menceritakan kronologi kejadian sekitar pukul 15.00 WIB Sutiyo terlihat membersihkan menara gedung gereja Blenduk. Namun sampai pukul 17.00 WIB diketahui korban tak kunjung turun.

”Setelah dicek ternyata korban sudah berada di balkon kubah gereja dalam keadaan tergeletak. Diduga korban jatuh dari menara atas dengan ketinggian 4 meter,” ungkap Heru.

Karena lokasi yang tertutup, kejadian nahas tersebut cukup lama tidak diketahui warga maupun penjaga gereja. Selain itu, karena lokasi yang cukup sulit, tim medis dan pengurus gereja akhirnya meminta pertolongan Tim SAR.
Karena lokasi yang tertutup, kejadian nahas tersebut cukup lama tidak diketahui warga maupun penjaga gereja. Selain itu, karena lokasi yang cukup sulit, tim medis dan pengurus gereja akhirnya meminta pertolongan Tim SAR.”Tim SAR gabungan mengevakuasi dengan cara ditandu setelah sebelumnya dilakukan stabilisasi tubuh korban termasuk kepala yang mengalami benturan agar tidak mengalami cedera lebih parah lagi. Korban diturunkan dengan sistem lowering dengan ketinggian kurang lebih 10 meter,” imbuhnyaSetelah dievakuasi, korban langsung dilarikan ke RS Wongsonegoro untuk mendapat perawatan. Sementara Tim SAR yang diterjunkan kembali ke satuan masing-masing. Reporter: SupriyadiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler