Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Awalnya, Jokowi menceritakan agendanya yang begitu padat. Empat hari lalu ia masih berada di Kamboja karena urusan kenegaraan. Setelah itu, ia melanjutkan jadwalnya untuk mengikuti KTT G-20 Bali dan dua hari lalu ia lanjut pertemuan KTT APEC di Bangkok Thailand.

”Setelah di Kamboja empat hari, langsung ke Bali KTT G20 tiga hari, dan dua hari yang lalu terbang ke Bangkok Thailand. Tadi malam saya masih berada di Bangkok,” ujar Jokowi yang disambut tepuk tangan hadirin.

Baca: Buka Muktamar Muhammadiyah-Aisyiyah, Jokowi Ucapkan Terimakasih Dibantu Perangi Covid

Meski begitu ia merelakan pertemuan KTT APEC demi menghadiri undangan Muktamar Muhammadiyah-Aisyiyah. Ia bahkan mengaku baru sampai di Kota Solo jam 11 malam tadi.

”Tadi malam saya masih berada di Bangkok dan sampai di Kota Solo jam 11 malam. Seharusnya (KTT APEC) selesai sore hari ini. Tetapi karena hormat saya, respect saya terhadap undangan PP Muhammadiyah dan Aisyiyah, maka saya pulang duluan. Mendahului pemimpin yang lain, supaya bisa berjumpa dengan bapak ibu semuanya,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Muhammadiyah dan Aisyiyah yang selama ini sudah membantu dalam penanganan Covid-19.

”Di forum yang sangat terhormat ini, saya ingin sampaikan terimakasih, atas dukungan keluarga besar Muhammadiyah dan Aisyiyah dalam membantu penanganan Covid-19 di tiga tahun terakhir,” tuturnya.

Baca: Muhammadiyah Berusia 110 Tahun, Ini Sejarah Organisasi yang Didirikan Ahmad DahlanJokowi menyebutkan, selama pandemi Muhammadiyah sudah menggerakkan 120 rumah sakit dan 235 klinik kesehatan yang aktif dalam mengedukasi masyarakat dan vaksinasi selama pandemi.”Alhamdulillah Indonesia termasuk negara yang berhasil mengendalikan pandemi Covid. Indonesia juga termasuk negara dga vaksinasi terbanyak di dunia. Total ada 440 juta dosis vaksin yang sudah disuntikkan kepada masyarakat,” terangyaUntuk diketahui, rangkaian acara Muktamar Muhammadiyah ini digelar 18-20 November 2022. Acara ini dimulai dengan Sidang Tanwir di Auditorium Dzajman Al Kindi UMS. Sementara untuk pembukaan Muktamar dibuka hari ini di Stadion Manahan Solo Reporter: SupriyadiEditor: Supriyadi 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler