Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kapolres yang didampingi Forkopimca Guntur melihat langsung keadaan tanggul serta keadaan sisi dalam sungai tersebut.

”Kami lihat kondisi tanggul sungai sudah di perbaiki dengan meninggikan tanggul menggunakan alat berat dan memasang trucuk pohon kelapa. Diharap masyarakat tidak membuat sodetan agar tanggul sungai Cabean tidak jebol,” ujarnya.

Kapolres menjelaskan, tujuan dilakukan pengecekan tanggul sungai Cabean untuk mengatisipasi sejak dini ancaman bahaya banjir saat datangnya musim hujan. Pihaknya akan selalu bekerjasama dengan pihak terkait dalam meminimalisir terjadinya banjir akibat tanggul sungai jebol.

Dikatakannya, pada 9 Januari 2022 pernah terjadi jebolnya tanggul sungai Tuntang di Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, yang mengakibatkan pemukiman dan persawahan terendam banjir.

”Hampir tiap tahun, air meluap dari sungai Cabean dan sungai Tuntang hingga terjadi banjir yang menggenangi beberapa wilayah Desa di Kecamatan Guntur. Mudah-mudahan, ancaman bahaya banjir dengan datangnya musim hujan kali ini, tidak terjadi khususnya di wilayah Guntur dan Kabupaten Demak pada umumnya,” tandasnya.
”Hampir tiap tahun, air meluap dari sungai Cabean dan sungai Tuntang hingga terjadi banjir yang menggenangi beberapa wilayah Desa di Kecamatan Guntur. Mudah-mudahan, ancaman bahaya banjir dengan datangnya musim hujan kali ini, tidak terjadi khususnya di wilayah Guntur dan Kabupaten Demak pada umumnya,” tandasnya.Sementara Kepala Desa Tlogoweru, Jariyanto menjelaskan, bahwa tanggul sungai cabean di sisi kanan sudah dilaksanakan perbaikan perbaikan oleh pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), yang pengerjaannya dimulai pada tabggal 21 sampai 27 November 2022 .”Untuk perbaikan tanggul saat ini bersifat sementara dalam bentuk peninggian tanggul dengan timbunan tanah sepanjang 50 meter, tinggi  tanggul 1,5 meter dan lebar 1,5 meter. Hal tersebut untuk mengantisipasi terjadinya tanggul jebol akibat curah hujan tinggi dan derasnya arus air yang melintas tanggul tersebut,” jelasnya. Reporter: SupriyadiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler