Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto mengatakan, sopir nahas tersebut diketahui bernama Ari Siswanto (40), warga Desa Banjaran RT 5 RW 5, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara.

”Kecelakaan tersebut terjadi lantaran bus menabrak mobil di depannya. Sopir bus akhirnya terjepit dan harus dievakuasi Tim SAR,” katanya.

Heru menjelaskan, peristiwa kecelakaan tersebut terjadi, Rabu (18/1/2023) siang sekitar pukul pukul 13.40 WIB. Awalnya bus pariwisata asal jepara tersebut baik-baik saja saat melintas di jalan raya Desa Kedungdowo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang menuju Gunungpring.

Nahas, sesampainya di lokasi, mobil di depan bus berhenti mendadak. Akibatnya, sopir tak bisa menghindar dan langsung menghantam mobil tersebut hingga bagian depan bus ringsek.

[caption id="attachment_349854" align="alignleft" width="880"] Sopir bus rombongan ziarah saat dievakuasi ke ambulans. (Tim SAR Semarang)[/caption]

”Dari keterangan saksi Udin (29) kernet bus, bus menabrak mobil didepanya karena berhenti mendadak. Akibatnya sang sopir tidak bisa mengendalikan hingga terjadilah kecelakaan,” ungkapnya
”Dari keterangan saksi Udin (29) kernet bus, bus menabrak mobil didepanya karena berhenti mendadak. Akibatnya sang sopir tidak bisa mengendalikan hingga terjadilah kecelakaan,” ungkapnyaAkibat benturan tersebut, sopir bus terjepit dan harus dievakuasi. Kepala Kantor SAR Semaranag yang mendapat laporan, langsung memperintahkan Kordinator Basarnas Unit Siaga Borobudur Basuki untuk memberangaktakan 1 tim rescue guna melakukan pertolongan disertai alut SAR Exstrikasi”Sang sopir mengalami cedera pada kaki kiri terjepit pedal kopling karena benturan body bus. Proses penyelamatan berlangsung dengan memotong body dashboard dengan comby cutter untuk buka akses penyelamatan,” terangnya.Setelah berhasil dievakuasi, korban selanjutnya dibawa ke RSUD Merah Putih untuk memberikan pertolongan. Dengan berhasinya evakuasi tersebut maka operasi SAR ditutup dan tim SAR gabungan kembalike kesatuan masing masing. Reporter: SupriyadiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler