Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ketiganya ditemukan mengapung di serpihak kapal dalam keadaan selamat, Selasa (7/2/2023) pagi. Hanya saja, dua lagi dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian.

”Tiga orang berhasil ditemukan dengan selamat dan dibawa ke RSUD, sedangkan dua lainnya masih dalam pencarian tim SAR gabungan,” terang Kepala Kantor SAR Cilacap Adah Sudarsa dalam siaran persnya, Selasa (7/2/2023).

Ia menyebutkan, tiga nelayan yang ditemukan selamat yakni, Daryono (Tekong), Misnadi dan Iung. Ketiganya beralamat di perum PPC RT01 RT06 Kelurahan Tegal Kamulyan Kecamatan Cilacap Selatan.

Baca: Kapal Penangkap Ikan GPRJ Hilang Kontak di Perairan Cilacap

”Sedangkan yang masih dalam pencarian yakni Miun beralamat Perum PPC RT03 RW06 Kelurahan Tegal Kamulyan Kecamatan Cilacap Selatan dan Mandra dari Banyumas,” ungkapnya.

Sebelumnya, kapal penangkap ikan Gilang Putra Ramadan Jaya (GPRJ) dilaporkan hilang kontak di perairan Cilacap, Jawa Tengah (Jateng). Kapal yang mengangkut lima anak buah kapal (ABK) dinyatakan hilang kontak Senin (6/2/2023) sekitar pukul 23.00 WIB.

Adah mengaku, sudah menerjunkan satu tim rescue menuju titik koordinat lokasi terakhir kapal yang dilaporkan lost contact itu. Regu penyelamat diterjunkan dengan dilengkapi dengan satu unit rigid inflatable boat (RIB) dan 1 unit rubber boat lengkap dengan peralatan SAR air.”Satu tim rescue sudah kami berangkatkan menuju lokasi kejadian dengan menggunakan 1 unit RIB dan 1 unit rubber boat untuk melakukan pencarian terhadap para ABK yang belum pulang melaut,” ujarnya.Adah menjelaskan, awalnya kapal tersebut dilaporkan meninggalkan Pelabuhan Perikanan Samudra Cilacap (PPSC) pada Senin (6/2/2023) dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB.Kapal yang mengangkut lima orang anak buah kapal itu seharusnya sudah tiba atau kembali ke PPSC pada Senin sore. Namun, hingga Senin pukul 23.00 WIB, kapal belum juga kembali dan komunikasi terputus. Penulis: SupriyadiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler