Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto menceritakan, awalnya korban bersama tiga temannya bermain bersama di tepi Sungai Kanal, Selasa (21/02/2023) sekitar pukul 16.00 WIB. Nahas, korban terpleset jatuh ke sungai akhirnya hanyut terbawa arus.

”Diduga korban tidak bisa renang akhinta terbawa arus akhirnya tenggelam,” katanya, Rabu (22/2/2023).

Baca: 3 Anggota BPBD Hanyut saat Evakuasi Korban Banjir Dinar Indah Semarang

Mendapat informasi tersebut, Koordiantor Basarnas pos SAR Jepara Arum Dwi Hartanto memberangkatkan 1 tim rescue untuk melaksanakan pencarian dan pertolongan disertai alut SAR air

”Upaya pencarian tim SAR dengan motode penyisiran sungai dengan perahu karet. Korban berhasil ditemukan ke arah Barat jarak dari tempat kejadian kurang lebih 500 meter dalam keadaan meninggal dunia pagi tadi sekitar pukul 08.00,” terangnya.

Ia menyebutkan, berdasarkan observasi di lapangan kedalaman sungai Kanal mencapai 5 meter dan lebar mencapai 15 meter. Saat kejadian ia mengakui arus sungai dalam keadaan deras.
Ia menyebutkan, berdasarkan observasi di lapangan kedalaman sungai Kanal mencapai 5 meter dan lebar mencapai 15 meter. Saat kejadian ia mengakui arus sungai dalam keadaan deras.Baca: Dua Bocah Hanyut di Sungai Gelis Kudus, Salah Satunya Berniat MenolongPencarian melibatkan tim SAR gabungan diantaranya Basarnas Jepara, BPBD Demak, Polsek, Koramil Mijen, Ubaloka, MDMC Bagana,  Pramuli  dan Perangkat Desa Geneng”Dengan diketemukan korban operasi SAR ditutup. Dari hasil pemeriksaan medis tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Saat ini jenazah korban juga sudah diserahkan ke pihak keluarga untyk dimakamkan,” tandasnya. Reporter: SupriyadiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler