Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Tak hanya itu, Jokowi juga minta Perum Bulog menyiapkan cadangan gabah dari petani sebanyak 2,4 juta ton pada 2023 ini. Selain itu, Jokowi juga ingin agar harga di petani itu wajar dan harga di pedagang beras itu juga wajar.

”Mereka harus dapat untung semua. Harga konsumen, harga di masyarakat dalam posisi yang wajar. Karena itu, tahun ini saya perintahkan kepada Bulog untuk siap dengan angka 2,4 juta ton gabah sehingga akan membawa stabilitas harga yang lebih baik,” kata Presiden seperti dikutip Solopos.com.

Baca: Jokowi Mengaku Sulit Seimbangkan Harga Gabah dan Beras

Jokowi menyebut Sentra Penggilingan Padi milik Perum Bulog tidak hanya ada di Sragen. Secara keseluruhan ada tujuh sentra penggilingan padi atau MRMP yang beroperasi, yaitu di Subang, Kendal, Karawang, Lampung, Bojonegoro, Magetan, dan Sragen.

Berdasarkan data, Bulog memiliki MRMP di 10 lokasi. Selain tujuh lokasi yang disebutkan Presiden, ada tiga lokasi lainnya yaitu di Jember, Banyuwangi, dan Sumbawa.”(MRMP) Ini akan memperkuat Bulog dalam menyerap gabah petani dengan kapasitas sangat besar. Dengan mengucap bismillahirahmanirahim, saya resmikan Sentra Penggilingan Padi Bulog di Sragen, Provinsi Jawa Tengah,” terang Jokowi.Baca: Jokowi Titip Pesan Ini saat Serahkan Ribuan Sertifikat Tanah di BloraSeusai menandatangani prasasti peresmian, Jokowi sempat menyapa wartawan. Saat ditanya terkait dengan penetapan harga pembelian pemerintah (HPP), Jokowi menyampaikan HPP akan ditetapkan oleh Bapanas segera.Sebelum meninggalkan lokasi, Jokowi sempat menyapa petani. Para petani meminta supaya kebutuhan pupuk dipenuhi dan harga pokok penjualan (HPP) gabah dinaikan. Jokowi menyampaikan bahan baku pupuk itu dari Ukraina yang sekarang masih situasi perang. Jadi pupuk ini menjadi urusan negara. Untuk penetapan HPP gabah, kata Presiden, akan segera diumumkan Bappanas.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler