Mandor Masjid Sheikh Zayed Utang Rp 150 Juta Lebih, Gibran: Rampungke…
Supriyadi
Jumat, 17 Maret 2023 13:12:31
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Gibran pun mendesak para mandor yang bermasalah segera menyelesaikan persoalan tersebut. Apalagi, pedagang tersebut pasti sangat dirugikan dengan tunggakan yang mencapai seratusan juta.
”Dirampungke koyo cah lanang (diselesaikan secara jantan), ngebon kok ngasi (utang kok sampai) ratusan juta, ya segera diselesaikan,” katanya seperti dikutip Detik.com, Jumat (17/3/2023).
Gibran mengaku sudah mengantongi identitas para mandor yang ngutang hingga seratusan juta tersebut. Selain itu, ia juga sudah mengonfirmasi ke Waskita selaku pihak kontraktor proyek Masjid Raya Sheikh Zayed.
Baca: Alamak! Mandor Proyek Masjid Sheikh Zayed Utang di Warung Hingga Rp 150 Juta lebih
”Wis ditelepon mandore, mandore sing salah (sudah ditelepon mandornya, mandornya yang salah). Dari Waskita (kontraktor) sudah menyelesaikan tugasnya, ini salahe mandore (salahnya mandor),” tegas Gibran.
Sebelumnya, mandor proyek Masjid Raya Sheikh Zayed dikabarkan mempunyai utang di warung makan untuk pekerja proyek pembangunan proyek. Tak tanggung-tanggung, utang tersebut bahkan mencapai Rp 150 juta lebih.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



