Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kapolda Irjen Pol Ahmad Luthfi saat memberikan keterangan pers mengatakan, hasil inventarisir kepolisian, jumlah rumah yang terkena imbas ledakan berjumlah 11 rumah yang terdiri dari enam rusak berat dan lima rusak ringan.

”Kami telah melakukan investigasi terkait kejadian tadi malam. Ledakan itu cukup besar dan empunyai impact berakibat pada 11 rumah di seputaran sumber ledakan. Impactnya itu 11 rumah rusak,” kata Luthfi dalam jumpa pers di lokasi kejadian seperti dikutip Detik.com, Senin (27/3/2023).

Baca: Petasan di Kaliangkrik Magelang Meledak, 1 Meninggal 3 Dirawat

Luthfi menyebutkan, akibat kejadian tersebut satu orang meninggal atas nama Mufid (33) dan tiga orang yakni Nurhayah (41), Naela Janur (17), dan Nailatul (18) luka-luka.

Luthfi menyebutkan telah memeriksa sejumlah saksi-saksi terkait peristiwa ledakan maut di Magelang itu. Saat ini kondisi korban luka disebut sudah membaik.

”Ini telah kita lakukan pemeriksaan saksi-saksi. Termasuk para korban selamat yang sebelumnya dirawat. Saat ini ketiganya sudah kembali,” tandasnya.Sebelumnya, Polda Jateng menerjunkan tim penjinak bom (Jibom) Gegana Brimob Polda Jateng untuk menyelediki petasan yang meledak di Desa Giriwarno, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Minggu (26/3/2023) semalam.Baca: Polda Jateng Terjunkan Tim Jibom Selidiki Ledakan Petasan di Kaliangkrik MagelangSelain tim Jibom, polda juga menerjunkan langsung Kabid Dokkes Polda Jateng, Kombes Pol Sumy Hastry Purwanti beserta tim untuk melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).”Saat ini, tim Jibom dan Kabid Dokkes beserta tim sudah di lokasi untuk melakukan penyelidikan,” kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy.Ia mengatakan, ledakan tersebut diduga berasal dari mercon atau petasan yang dibuat. Akibatnya satu korban meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka-luka hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler