Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Akibatnya, Pemkot Solo hanya melantik 255 tenaga kesehatan dari 277 lowongan PPPK yang dibuka pada tahun 2022.

Pernyataan tersebut diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Solo, Dwi Ariyatno pada pengangkatan dan pelantikan tenaga kesehatan PPPK di Balai Kota Solo, Senin (17/4/2023).

”Ada selisih 22 kemarin. Kami buka pendaftaran, namun tidak ada yang melamar, sebagian besar itu adalah lowongan dokter spesialis,” jelasnya seperti dikutip Solopos.com.

Baca: Honor Dipotong, Petugas Kebersihan Bunuh Dokter RSUD Nabire

Dia mengatakan Pemkot Solo membuka sejumlah lowongan dokter spesialis, namun peminat dokter spesialis PPPK minim.  Rumah sakit milik Pemkot Solo atau badan layanan umum (BLU) memenuhi tenaga dokter spesialis dengan perekrutmen sendiri sejauh ini.

”Rumah sakit merekrut sendiri. Biasanya dengan ikatan pegawai Badan Layanan Umum (BLU) kompensasinya berbeda. Rumah sakit punya kewenangan tata kelola badan layanan umum daerah,” jelasnya.

Dwi berharap beberapa dokter spesialis mau mendaftar ke formasi PPPK yang dibuka Pemkot Solo tahun ini. Pemkot Solo mengusulkan 886 lowongan untuk kesehatan, pendidikan, dan tenaga kesehatan tahun ini.”Kami minta Dinas Pendidikan Kota Solo untuk menghitung  kebutuhan pegawai dan pegawai yang pensiun tahun ini,” paparnya.Dia mengatakan ada sekitar 6.000 pegawai di lingkungan Pemkot Solo.Sebelumnya, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengangkat dan melantik 255 tenaga kesehatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di Balai Kota Solo, Senin (17/4/2023). Mayoritas adalah tenaga honorer Pemkot Solo.Kepala BKPSDM Kota Solo Dwi Ariyatno menjelaskan sebanyak 217 di antaranya merupakan tenaga honorer Pemkot Solo. Mereka mengikuti seleksi lowongan PPPK pada 2022.“Lowongan menggunakan kebijakan afirmasi memberikan keuntungan kepada teman-teman yang ada di fasyankes pemerintah. Mereka mendapatkan nilai tambah dalam bentuk afirmasi, kebijakan bagi yang melamar sesuai formasi dan tempat yang dia bertugas,” kata dia.Dia mengatakan opsi afirmasi pada seleksi PPPK menjawab persoalan rencana pemerintah pusat yang menghapus tenaga honorer. Sistem seleksi program afirmasi itu mengakomodasi permasalah di daerah serta kondisi tenaga kerja lingkungan pemerintah daerah.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler