Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Donny Lumbantoruan mengatakan, mayat dicor tersebut diketahui berawal dari kecurigaan mantan karyawan yang terganggu dengan bau menyengat dari lokasi. Selain itu, depot air tersebut diketahui tutup sejak Jumat (5/5/2023).

Baca: Identitas Mayat Dicor di Tembalang Semarang Diduga Pemilik Depot Air

”Karyawan itu curiga dengan bau busuk pada tempat usaha tersebut. Warga bersama pemilik kontrakan ruko akhirnya masuk dan melihat kaki dengan bagian tubuh dicor. Akhirnya kejadian itu dilaporkan ke polsek setempat,” katanya seperti dikutip Solopos.com.

Mendapat laporan tersebut, aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi tersebut. Saat ditemukan, mayat tersebut dalam kondisi dicor beton seluruh tubuhnya, kecuali pada bagian kaki.

”Petugas pun langsung melakukan evakuasi jasad pria itu untuk selanjutnya dilakukan autopsi,” terangnya.Donny menambahkan hingga kini polisi belum mengetahui identitas korban atau mayat pria yang ditemukan dicor beton di depot air isi ulang di Jalan Mulawarman, Tembalang, Semarang itu. Identitas korban baru bisa dipastikan setelah pihaknya mendapatkan hasil autopsi.Baca: Geger Dua Mayat Dicor di Kontrakan di Bekasi, Diduga Korban Pembunuhan”Dugaan sementara korban merupakan pemilik usaha,” ujarnya.Ia pun menyatakan ada dugaan mayat pria yang ditemukan dalam kondisi dicor itu merupakan korban pembunuhan. Meski demikian, secara pasti hal itu bisa diketahui setelah aparat Polrestabes Semarang melakukan penyelidikan secara menyeluruh.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler