Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Beruntung tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut. Sang sopir yang sedang belajar Sudadi (65), warga Desa Gedaren, Jatinom dan satu penumpang bernama Kusmiyanto (58) berhasil selamat dalam insiden tersebut.

Melansir Solopos.com, Sudadi sedang belajar menyetir mobil didampingi Kusmiyanto di Lapangan Barakan, Desa Gedaren, Kecamatan Jatinom. Setelah 20 putaran, mobil berhenti dan Kusmiyanto sempat mengajak Sudadi pulang.

Saat itu mobil menghadap ke sisi utara atau ke arah jurang yang di bawahnya terdapat alur sungai. Secara tiba-tiba mobil melaju menabrak tiang gawang dan terjun ke jurang sedalam 20 meter di Jatinom, Klaten.

Baca: Bertambah, Korban Bus Maut Terjun ke Jurang di Guci Tegal Jadi 2 Orang

”Pas mau jalan lagi diduga karena kurang kehati-hatiannya, menginjak gas dan mobil berjalan masuk ke sungai. Dari bibir sungai itu sedalam 20 meter,” kata Kapolsek Jatinom, AKP Nahrowi, saat ditemui wartawan di lokasi.
Akibat kejadian itu, mobil ringsek pada bagian depan dan belakang. Kaca mobil sisi belakang pecah. Sudadi bersama temannya kemudian keluar mobil seusai kejadian tersebut. Dibantu oleh warga setempat, mereka dibawa ke RSU PKU Muhammadiyah Jatinom, tak jauh dari lokasi.”Korban mengalami luka ringan. Hanya mengalami luka memar di pinggang dan lutut. Sempat dibawa ke PKU dan sekarang sudah diantar pulang,” jelas dia.Hingga Rabu siang, mobil masih yang jatuh ke jurang di Jatinom, Klaten, itu berada di alur sungai. Proses evakuasi menunggu mobil crane. Salah satu kerabat Sudadi, Soeryono, mengatakan sebelumnya Sudadi sempat menyampaikan niatan belajar menyetir mobil.Soeryono menjelaskan di pinggir jurang di dekat lapangan tempat Sudadi belajar mobil ada deretan pohon bambu. Namun, mobil meluncur melalui sela-sela antarpohon dan langsung terjun ke sungai.Soeryono menjelaskan Sudadi dan temannya bisa keluar mobil melalui kaca yang pecah. Mereka dibantu warga menuju ke rumah sakit terdekat. ”Tidak mengalami luka serius. Sekarang sudah dibawa pulang,” tambahnya.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler