Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Klaten Iptu Slamet Riyadi menyebutkan, korban ditemukan meninggal dengan mengenakan celana abu-abu dengan membawa sarung motif kotak berwarna biru. Sementara tinggi badan sekitar 165 sentimeter dan berambut pendek.

”Selain itu, usia korban sekitar 40 tahun, rambut lurus hitam pendek, badan kurus, kulit sawo matang,” katanya seperti dikutip Detik.com

Pihaknya pun meminta jika ada yang kenal ataupun ada warga yang kehilangan keluarga bisa berkoordinasi ke Satlantas Polres Klaten.

”Silahkan kalau ada yang merasa kehilangan saudara atau tetangga dengan ciri-ciri tersebut, bisa menghubungi Satlantas Polres Klaten,” terangnya.

Baca: Pejalan Kaki Tanpa Identitas Tewas Tertabrak Mobil di Klaten

Slamet mengatakan kecelakaan terjadi Selasa (16/5/2023) sekitar pukul 21.50 WIB. Kecelakaan itu melibatkan mobil Expander bernopol B 1959 NZR yang dikemudikan warga Sleman, DIY. Hanya saja, hingga saat ini pejalan kaki yang tertabrak belum diketahui identitasnya.
”Mobil dikemudikan warga Sleman, Yogyakarta, mobil Expander ada dan kita amankan. Korban masih belum diketahui identitasnya,” jelasnya.Slamet menambahkan, setelah mendapatkan laporan, anggotanya datang ke lokasi kejadian meminta keterangan saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara.”Keterangan saksi dan olah TKP, mobil expander dari arah Solo menuju Yogyakarta. Korban dari tengah median jalan hendak menyeberang ke terminal Penggung dan terjadi kecelakaan lalu lintas,” sambungnya.Terpisah, Rafi (21) penjual angkringan di sekitar lokasi kejadian menjelaskan, sebelum kejadian korban sempat membeli es lalu berjalan ke tengah jalan. Korban menuju median jalan lalu balik lagi dan terjadi laka lantas.”Korban beli es terus ke situ (menyeberang jalan), posisinya dari sini, mau ke tengah situ (median jalan), terus balik lagi ke arah terminal,” ungkap Rafi kepada wartawan di lokasi.Rafi menyebut, keseharian korban kadang meminta minta uang di traffic light (lampu bangjo) terminal Penggung. Saat kejadian mobil dari arah Solo menuju Jogja.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler