Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Selain AN, Polrestabes Semarang juga menghadirkan lima orang saksi dalam prarekonstruksi tersebut. Prarekonstruksi tersebut berlangsung 90 menit yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga 11.30 WIB.

Puluhan adegan yang diperagakan itu seluruhnya dilakukan di area dalam kos Venus nomor 40 di Jalan Pawiyatan Luhur, Kota Semarang.

”Ada 45 adegan, dan lima saksi,” kata Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Semarang, AKP Ni Made Sriniri, usai melaksanakan prarekonstruksi seperti dikutip Solopos.com, Kamis (25/5/2023).

Baca: Tersangka Akui Setubuhi Putri Pj Gubernur Papua Pegunungan Sebelum Meninggal

Ia menyebutkan, kelima saksi yang dihadirkan saat prarekonstruksi ini masing-masing penghuni kos yang mengevakuasi korban bersama tersangka.

Hanya saja, mereka enggan mengungkap lebih jauh hasil prarekonstruksi kasus yang menimpa anak pejabat ini.
”Mohon maaf bukan wewenang saya,” singkat seorang saksi sembari meninggalkan lokasi.Sebelumnya, seorang mahasiswa perguruan swasta di Kota Semarang, AN (22), ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus meninggalnya ABK (16) anak Penjabat (Pj) Gubernur Papua Pegunungan, Nikolaus Kondomu.Dalam pengakuannya, mahasiwa Fakultas Ekonomi itu mengaku kenal korban dari media sosial (medsos) dan tak mengetahui bila korban adalah anak Pj. Gubernur Papua.Baca: Tangis Ibu Iringi Pemakaman Anak Pj Gubernur Papua Pegunungan di GroboganDari hasil pemeriksaan di lokasi kejadian, polisi juga menemukan berbagai macam botol minuman keras (miras) atau minuman beralkohol berbagai merek. Selain itu, tersangka juga mengaku sempat menyetubuhi korban sebelum meninggal.Dugaan sementara, korban mati lemas akibat keracunan. Sebelum meninggal korban juga sempat dibawa ke rumah sakit.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler