Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sesaat sebelum kejadian, petugas jaga palang kereta yang melihat korban, sempat meneriakinya untuk segera menjauh. Sayang, teriakan tersebut diduga tidak terdengar hingga akhirnya tertemper kereta.

Manajer Humas KAI Daop 6 Franoto Wibowo membenarkan kejadian tersebut. Ia pun mengatakan peristiwa itu terjadi di KM 124+8 Jalur Hulu antara Stasiun Ceper-Delanggu pukul 07.05 WIB.

”Korban sudah dievakuasi oleh Unit Pengamanan dan kemudian ditangani oleh pihak kepolisian. Kejadiannya tadi pagi pukul 07.05,” katanya dalam siaran persnya.

Baca: Berhenti di Tengah Perlintasan, Mobilio di Banyuwangi Ini Tertabrak Kereta Api

Atas kejadian tersebut, pihaknya pun mengimbau masyarakat tidak berkegiatan di jalur kereta api. Hal itu sesuai dengan Pasal 181 ayat (1) UU 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.Penjaga perlintasan, Miftahul (38) menceritakan ia sempat melihat korban berdiri di pinggir rel. Ketika kereta akan melintas dari arah barat ke timur, masinis telah membunyikan bel dan ia juga sudah meneriaki korban.”Saat kereta api mau lewat tahu-tahu korban sudah berdiri di pinggir rel kereta api. Kereta api membunyikan klakson tapi korban saya teriaki sudah tidak merespons sama sekali,” ungkap Miftahul kepada wartawan di lokasi kejadian.Korban meninggal di lokasi setelah terpental hingga beberapa meter dari tempat kejadian.”Kalau terseret tidak tapi terpental. Saat kejadian palang sudah menutup sehingga banyak orang, saya mau lari nolong tidak mungkin,” imbuhnya.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler