Pemprov Janji Bantu Rehab Rumah Korban Kebakaran Joyosudiran Solo
Supriyadi
Rabu, 4 Oktober 2023 17:18:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Solo – Pemprov Jateng berjanji akan membantu rehab atau perbaikan rumah korban kebakaran Joyosudiran Solo. Janji tersebut diungkapkan Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana saat meninjau lokasi kebakaran, Rabu (4/10/2023).
”Sudah kita koordinasikan. Akan kita bantu melalui Pemerintah Kota Surakarta. Atensinya memperbaiki atau merehabilitasi rumah-rumah yang terbakar,” katanya.
Nana mengaku prihatin dengan kebakaran yang ada. Apalagi, rumah yang terbakar diperkirakan mencapai puluhan rumah. Meski begitu, pihaknya juga bersyukur tidak ada korban jiwa dalam kebakaran hebat tersebut.
”Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Saat ini kebakaran masih dalam penyelidikan,” terangnya.
Terkait bantuan, Nana mengaku belum merinci berapa dana yang akan diberikan untuk perbaikan.
”Saat ini (besaran bantuan) masih diperinci lagi,” ujarnya
Nana menambahkan, selain bantuan perbaikan, Pemprov Jateng juga memberikan bantuan logistik untuk warga yang mengungsi. Bantuan tersebut diharapkan bisa meringankan beban para korban yang kehilangan harta benda.
”Untuk logistik sudah didata dan segera diberikan,” tandasnya.
Sebelumnya, kebakaran terjadi di Kampung Joyosudiran, Pasar Kliwon, Solo, Selasa (3/10/2023) sore. Akibat kebakaran itu, sebanyak 52 warga mengungsi dan puluhan rumah ikut terbakar.
Kebakaran terjadi berasal dari gudang rosok di kampung tersebut sekitar pukul 17.00 WIB. Namun, api kemudian merembet ke rumah warga di sekitar titik asal kebakaran.
Kepala BPBD Kota Solo Nico Agus Putranto mengatakan, dimungkinkan jumlah rumah terbakar maupun warga yang mengungsi bisa bertambah. Sebab saat ini api masih belum padam.



