Berangkat Sekolah, Siswi SMK di Kendal Meninggal Terlindas Truk
Supriyadi
Senin, 2 September 2024 11:01:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kendal – Seorang siswi SMK di Kendal berinsial N (16) meninggal dunia saat berangkat sekolah. Remaja malang tersebut meregang nyawa usai terlindas truk di Jalan Soekarno-Hatta wilayah Desa Jambearum, Kecamatan Patebon, Kendal, Senin (2/9/2024) pagi.
Kasat Lantas Polres Kendal AKP Engkos Sarkozi mengatakan peristiwa tersebut terjadi pukul 06.48 WIB. Saat itu, korban yang merupakan siswi SMKN 2 Kendal mengendarai sepeda motor dengan kecepatan sedang dari arah barat Weleri menuju ke arah timur Kendal.
Saat itu motor korban berada di lajur kanan. Di belakang korban melaju truk boks berpelat nomor B 9984 FXS yang dikemudikan S, warga Sukabumi, Jawa Barat.
”Truk boks itu berusaha menyalip motor korban dari sebelah kiri. Saat menyalip, bodi truk sebelah kanan mengenai bodi kiri sepeda motor korban,” katanya seperti dilansir Detik.com.
Akibatnya, korban terjatuh bersama sepeda motornya. Nahasnya lagi, korban tak bisa menyelamatkan diri dan langsung terlindas roda belakang truk boks.
”Korbannya seorang pelajar SMKN 2 Kendal yang merupakan warga Kecamatan Gemuh, Kendal. Korban meninggal di lokasi kejadian dengan luka di kepala,” terangnya.
Saat ini sang sopir truk sudah diamankan dan dilakukan pemeriksaan. Petugas juga sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk menyamakan keterangan korban dan rekayasa lalu lintas yang didapatkan.
”Sudah kita amankan. Saat ini sudah di Polres, truknya juga jadi barang bukti. Sedangkan jenazah korban dibawa ke RSUD Soewondo untuk sesegera mungkin dibawa ke rumah duka,” tandasnya.



