Pilwakot Semarang 2024
Bawaslu Tangani Empat Dugaan Pelanggaran Pemilu di Pilwakot Semarang
Supriyadi
Sabtu, 19 Oktober 2024 13:23:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Semarang – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang mengaku tengah menangani empat dugaan pelanggaran pemilu selama masa kampanye Pilihan Wali Kota atau Pilwakot Semarang.
Ketua Bawaslu Kota Semarang Arief Rahman mengatakan bahwa dugaan pelanggaran tersebut mulai dugaan pelanggaran pidana, administrasi, hingga pelanggaran netralitas ASN. Keempat dugaan pelanggaran tersebut berasal dari hasil temuan pengawas pemilu.
”Ada empat yang kita temukan. Salah satunya adalah dugaan pelanggaran kampanye di tempat pendidikan,” katanya seperti dilansir Antara, Sabtu (18/10/2024).
Ia menjelaskan, tempat pendidikan menjadi salah satu tempat yang dilarang untuk berkampanye, kecuali perguruan tinggi.
Hal ini sebagaimana diatur dalam Pasal 69 UU Pilkada juncto Pasal 57 Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2024 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota.
”Sesuai dengan UU Pilkada, pelanggaran atas ketentuan tersebut merupakan tindak pidana dan dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” terangnya.
Saat ini, lanjutnya, temuan tersebut masih dalam proses. Apalagi dugaan pelanggaran itu sudh memenuhi syarat formal dan materiel.
”Ada bukti berupa rekaman video saat kampanye itu berlangsung,” ungkapnya.
- 1
- 2



