Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Temanggung – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Temanggung sukses menyerap puluhan tenaga kerja. Hal ini lantaran, SPPG yang berada di kompleks Asrama Polisi Gemoh bakal melayani 3.800 penerima dari 18 sekolah.

Kepala SPPG Polres Temanggung Faizal Risqi Anggoro menjelaskan untuk tahap awal ini pihaknya masih melayani 1.727 penerima manfaat. Jumlah ini dipastikan akan terus bertambah seiring banyaknya sekolah yang baru memulai MBG di bulan berikutnya.

”Dengan jumlah penerima yang sekarang, SPPG Polres Temanggung mempekerjakan 51 orang. Padahal penerima yang akan kita layani ada 3.800 orang,” katanya seperti dilansir Antara, Senin (3/11/2025)

Faisal menegaskan, saat ini, kualitas SPPG bisa dibilang paling baik di Temanggung berdasarkan standar yang dibuat oleh BGN. Mulai dari jumlah kompor, alat penyimpanan, alur barang masuk sampai keluar sudah ditentukan sesuai dari Badan Gizi Nasional (BGN).

”Selain itu, para pekerja juga memiliki SOP jelas untuk menghindari keteledoran ataupun keracunan makanan,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan Kabag Logistik Polres Temanggung Kompol Bambang Sulistiyo. Ia menyampaikan, dalam pendistribusian dari pada MBG dibagi 3 gelombang yang pertama pukul 07.30 WIB, kedua pukul 09.00 WIB, dan ketiga pukul 11.00 WIB.

”Sedangkan operasional SPPG dimulai di malam hari, sore hari untuk pemasokan barang bahan baku, Kemudian pada dini hari sudah melakukan pemasakan sekaligus pemekingan untuk MBG yang akan didistribusikan kepada penerima manfaat,” katanya.

Antisipasi Keracunan...

Ia menambahkan, untuk mengantisipasi terjadinya keracunan , sudah menerapkan SOP terkait untuk penyortiran atau penerimaan bahan baku betul-betul dicek.

”Sebelum bahan baku kita terima harus betul-steril steril dan bersih dan layak sebagai bahan baku MBG dilakukan pengecekan , ketika sudah diolah juga kita laksanakan pengecekan tes yang dilakukan oleh Dokkes Polres Temanggung untuk menjamin kesterilan makanan,” tambahnya.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler