Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Salatiga – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka didampingi Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 9 Salatiga, Jumat (7/11/2025).

Langkah itu dilakukan untuk memastikan program nasional tersebut tepat sasaran. Apalagi, berdasarkan data per 5 November 2025, MBG di Jateng telah menjangkau 6,3 juta penerima dari total potensi 9,6 juta penerima.

Selama peninjauan, baik Gubernur Luthfi ataupun Wapres Gibran terlihat berbincang dengan siswa-siswi penerima manfaat. Total ada 749 siswa yang menerima.

Beberapa kali keduanya sempat bercanda dengan beberapa siswa. Selepas itu, keduanya juga meninjau langsung dapur serta distribusi menu MBG di sekolah.

Salah satu siswi kelas VIII SMP Negeri 9 Salatiga, Salma, mengaku senang dengan adanya program MBG. Selain menunya sehat, ia juga menilai variasi makanan yang disediakan cukup beragam.

”Menunya komplit dan bergizi, ada sayur, buah, dan protein,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Luthfi menanggapi positif kunjungan Wapres Gibran. Ia pun menegaskan, pentingnya pengawasan bahan pangan dalam program MBG agar kualitas dan keamanan makanan tetap terjamin.

”Bapak Wakil Presiden melakukan pengecekan untuk memastikan program MBG di wilayah sudah tepat sasaran, mulai dari gizi, ketepatan waktu, kemudahan menu, maupun kepuasan anak-anak yang menerima manfaatnya,” ujarnya.

Tepat Sasaran...

Dari kunjungan tersebut, lanjutnya, pihaknya dan wapres memastikan program MBG di Jateng sudah tepat sasaran. Selain itu, pihaknya juga memastikan akan melakukan pemantauan untuk meningkatkan kewaspadaan supaya tak ada kasus keracunan.

”Semua sudah tepat sasaran. Terkait kasus keracunan kita akan minimalisir,” tambahnya.

Luthfi menambahkan, berdasarkan data per 5 November 2025, pelaksanaan program MBG di Jawa Tengah telah menjangkau 6.308.163 penerima manfaat atau sekitar 65,44 persen dari total potensi 9,6 juta penerima.

Dari jumlah tersebut, 6.121.742 penerima merupakan siswa dari jenjang TK hingga SMK serta pondok pesantren, 20.536 ibu hamil, 43.579 ibu menyusui, dan 122.306 balita.

Sementara dari sisi infrastruktur penyediaan pangan, Jawa Tengah telah merencanakan pembangunan 3.228 titik Sentra Penyedia Pangan Gizi (SPPG).

”Hingga awal November, sebanyak 2.267 titik telah terealisasi atau setara 70,22 persen, yang terdiri dari 2.215 mitra, 22 dikelola Polri, 23 oleh TNI, 5 di pondok pesantren, 1 di BUMB Pemalang, dan 1 di Pemkab Pati,” tambahnya.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler