Hilang 3 Pekan, Advokad Purwokerto Ditemukan Terkubur di Hutan Cilacap
Supriyadi
Jumat, 12 Desember 2025 09:38:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Cilacap – Teka-teki hilangnya advokad senior Purwokerto, Aris Munadi sekaligus anggota DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Purwokerto, berakhir dengan temuan yang menggegerkan.
Setelah dinyatakan hilang selama hampir tiga pekan, Aris ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dan terkubur di kawasan hutan Desa Kubangkangkung, Kecamatan Kawunganten, Cilacap, pada Kamis dini hari (11/12/2025).
Ketua DPC Peradi Purwokerto, Happy Sunaryanto membenarkan informasi tragis ini. Ia pun menyatakan pihaknya menerima kabar resmi dari Tim Resmob Polresta Banyumas pada pukul 01.00 WIB.
”Kami mendapat informasi resmi dari Tim Resmob Polresta Banyumas pada pukul 01.00 WIB bahwa Rekan Aris Munadi telah ditemukan meninggal dunia,” ungkap Happy, Kamis.
Aris Munadi dilaporkan tidak kembali ke rumah sejak Jumat, 21 November 2025, setelah meninggalkan kediamannya sekitar pukul 08.30 WIB menuju Jeruk Legi, Cilacap, menggunakan Toyota Calya hitam berpelat R 1927 RF.
Keluarga korban, didampingi PBH PERADI Purwokerto, melaporkan kehilangan tersebut ke Polresta Banyumas empat hari kemudian. Titik terang kasus muncul pada 28 November ketika mobil korban ditemukan terparkir di Desa Mekarsari, Kutowinangun, Kebumen.
Terungkapnya lokasi jenazah merupakan hasil kerja cepat tim gabungan Polresta Banyumas dan Cilacap. Menurut Happy, tim berhasil mengamankan beberapa orang yang diduga terlibat dalam kasus ini.
”Pada malam hari Rabu (10/12/2025), sekitar pukul 23.00 WIB, tim gabungan mengamankan beberapa orang yang diduga pelaku dan dimintai menunjukkan lokasi kejadian,” jelas Happy.
Ditunjukkan Terduga Pelaku...
- 1
- 2



