Polda Jateng Tangkap Pengamen Diduga Ancam Bom Polres Kudus
Yuda Auliya Rahman
Sabtu, 8 Juli 2023 00:29:13
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Semarang – Tim Jatanras Polda Jateng berhasil mengamankan seorang pengamen berinisial WU (29) yang diduga mengancam melakukan pengeboman di Kantor Polres Kudus.WU diketahui merupakan warga Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus.Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng, Kombes Polisi Johanson Ronald Simamora membenarkan penangkapan itu. WU diamankan saat berada di bus Trans Semarang yang sedang melintas di Jalan Pemuda, Jumat (7/7/2023). Penangkapan dilakukan sekitar pukul 17.30 WIB.”Dalam kasus teror ancaman bom, kami berhasil mengamankan pelaku sore tadi. Saat ini, kami masih melakukan pemeriksaan terhadapnya di kantor,” katanya mengutip CNNIndonesia.com, Jumat (7/7/2023).Baca: Polda Jateng Gelar Operasi Patuh Candi 2 Pekan, Ini TanggalnyaDalam pemeriksaan awal, WU mengaku jika ancaman tersebut hanya lelucon semata. Dia mengaku menemukan nomor telepon Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Kudus pada Jumat pagi.WU kemudian iseng mengirim pesan melalui aplikasi WhatsApp dengan tulisan ”ada pencurian di Indomaret”. Tidak lama kemudian, dia menghubungi nomor SPKT Polres Kudus dan mengancam ”Saya akan datang ke Polres Kudus untuk ngebom”.
”Pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa ini hanya iseng belaka. Dia hanya bermain-main dengan ponselnya dan mendapatkan nomor Polres Kudus. Namun, kami masih menyelidiki apakah ada motif lain di balik tindakannya,” tambah Johanson.Terpisah, Murianews.com mencoba mengonfirmasi ikhwal dugaan ancaman pengeboman di Mapolres Kudus terdebut. Namun, hingga berita ini diterbitkan, dari pihak Polres Kudus belum memberikan respon.Sementara Kepala Desa Tanjungrejo Kristian Rahardianto membenarkan jika warganya yang berinisial WU tersebut telah ditangkap oleh Polda Jateng.”Tadi infonya (WU) di tangkap di Semarang. Kejadiannya itu malah sudah tadi siang. Jam 2-an itu ada polisi yang mencari warga saya itu, dan minta keterangan dari saya tentang latar belakang,” ujarnya. Editor: Cholis Anwar
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



