Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Mbak Ita, sapaan akrab Wali Kota Semarang itu mengatakan, terkait kontrak serta pergantian penyewa baru sepenuhnya dilakukan di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang.

’’Saat itu, saya menerima memo sudah jatuh tempo pengelolaan. Saya hanya menyampaikan kaji dan evaluasi sesuai ketentuan,’’ kata Ita seperti dilansir dari Solopos.com, Selasa (6/6/2023).

Baca: PSIS Tak Kelola Stadion Citarum Lagi

Ita pun menegaskan, pengelolaan Stadion Citarum dan aset milik pemerintah lainnya tak boleh sembarangan. Ada aturan yang harus ditaati, termasuk mekanisme jika penyewa telah selesai kontrak dan enggan memperpanjang.

’’Jika sudah selesai kontrak dan tidak diperpanjang, Pemerintah Kota Semarang berhak menyerahkan pengelolaan kepada pihak lain,’’ jelasnya.

Pernyataan Ita ini sekaligus membantah kabar terkait PSIS ’’terusir’’ dari Stadion Citarum. Selama ini, Stadion Citarum memang menjadi homebase tim kebanggaan Kota Semarang.
’’Jadi, tidak betul diusir. Kalau sudah selesai kontrak (tidak memperpanjang), kami bisa memberikan untuk orang lain yang mau mengontrak. Kami tentunya berupaya menegakkan aturan yang ada,’’ tegas wali kota perempuan pertama di Semarang itu.Baca: PSIS Semarang Pindah MarkasIta pun mengakui jika ada kenaikan nilai kontrak Stadion Citarum. Namun, kenaikan itu tentu ditetapkan berdasarkan kajian-kajian yang ada.Menurut Ita, Dispora Kota Semarang sudah menoleransi menejemen PSIS. Namun, PT Mahesa Jenar Semarang itu memutuskan tak memperpanjang kontrak pengelolaan Stadion Citarum.Ia mengatakan Pemkot Semarang tentu memiliki maksud yang baik dalam pengelolaan aset milik pemerintah daerah, termasuk ingin stadion tersebut menjadi bagus dan cantik.’’Kalau sekarang kondisinya tidak terlalu baik juga sayang. Sama-sama merawat, melakukan monitoring agar bisa bermanfat, agar masyarakat bisa memakai,’’ tutur Wali Kota Semarang.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler