Ade Bhakti Diperiksa KPK, Ini Kata Sekda Kota Semarang
Zulkifli Fahmi
Jumat, 2 Februari 2024 19:32:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Semarang – Sekertaris Dinas Kebakaran Kota Semarang Ade Bhakti turut diperiksa KPK di kantor BPKP Jawa Tengah. Ia merupakan salah satu dari pejabat di Pemkot Semarang yang dimintai keterangannya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang Iswar Aminuddin buka suara terkait sejumlah pejabat di Pemkot Semarang diperiksa KPK. Di kesempatan itu, Iswar sendiri juga turut diperiksa.
”Jadi intinya hasil pemanggilan (KPK) kemarin hanya menyampaikan, menanyakan tentang beberapa hal keterkaitan pelaksanaan kegiatan tahun 2023,” ucap Iswar dikutip dari Suara.com, Jumat (2/2/24).
Ia pun telah memberikan keterangannya sesuai kapasitasnya. Yakni, sebagai pejabat pengelola anggaran daerah dan mengalokasikan ke dinas-dinas di lingkungan Pemkot Semarang.
Iswar mengatakan, sejumlah pejabat turut dipanggil KPK untuk dimintai klarifikasi. Namun, ia tak mengetahui soal pertanyaan maupun pemanggulan pejabat lainnya.
”Selebihnya masalah detail mungkin teman-teman OPD yang lebih memahami pertanyaan-pertanyaan pemanggilan mereka ke KPK,” jelasnya.
Sebelumnya, KPK berkantor di BPKP Jateng sejak Rabu (31/1/2024). Sejumlah pejabat Pemkot Semarang kemudian dipanggil untuk dimintai keterangannya.
Ade Bhakti diketahui datang menemui KPK di Kantor BPKP Jawa Tengah, Kamis (1/2/2024). Dari catatan di buku tamu, Ade Bhakti datang pukul 10.15 WIB. Ia datang hampir berbarengan dengan empat pejabat lain Pemkot Semarang.
Mereka diduga datang untuk menjalani pemeriksaan KPK dengan status sebagai saksi terkait penggunaan anggaran untuk kegiatan proyek di tingkat kecamatan sampai kelurahan. Hanya saja, kabar tersebut belum terkonfirmasikan kebenarannya.
Ade Bhakti yang berpapasan dengan awak media enggan menjelaskan perihal kedatangannya menemui KPK untuk apa. Ia juga menolak untuk diwawancarai.
Ia mengarahkan awak media untuk mewancarai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang Iswar Aminuddin.
”Jangan ke saya, pak sekda saja,” kata Ade Bhakti.



