Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Semarang – Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) 2025-2045 telah disetujui untuk menjadi Perda.

Persetujuan itu ditandai dengan penandatanganan RPJPD Jateng oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno bersama Wakil DPRD Jateng Hadi Santoso, Sukirman, dan Ferry Wawan Cahyono, pada Rapat Paripurna di Gedung DPRD Jateng, Senin (8/7/2024).

Dengan disetujuinya RPJPD itu, Pemprov Jateng optimis mampu mewujudkan wilayahnya sebagai penumpu pangan dan industri nasional.

Sekda Jateng Sumarno mengatakan, RPJPD dapat dijadikan sebagai pedoman penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Dengan begitu diharapkan dapat mendorong pembangunan sesuai dengan fokus yang direncanakan secara bertahap. Pencapaian target pembangunan pun menjadi lebih maksimal, dan terjabar secara presisi.

Tak hanya itu, RPJPD juga mewujudkan harmonisasi antara kebijakan pusat dan daerah, inovasi, serta kolaborasi antarsektor. Ia pun berharap, Jateng mampu mewujudkan penumpu pangan dan industri nasional, yang maju, sejahtera, berbudaya, dan berkelanjutan.

’’Ini bukan PR (pekerjaan rumah) yang mudah, karena permasalahan-permasalahan kita menjaga produktivitas pangan dan pengembangan industri di Jateng, juga banyak tantangannya,’’ ungkapnya.

Sumarno mengatakan, sebagai penumpu pangan dan pengembangan industri, pihaknya perlu mengedepankan sosialisasi kepada masyarakat, guna menjaga keseimbangan, antara pertumbuhan industri dan kelestarian alam.

’’Tetapi ini sudah kita siapkan bersama DPRD Jateng di dalam RPJPD. Ke depan, mungkin kita akan lebih banyak sosialisasi kepada masyarakat, agar pangan tetap terjaga dan industri tetap tumbuh,’’ terangnya.

Menurut sekda, ketika sektor pangan dan industri berjalan baik, akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah.

’’Pemprov Jateng dan semua stakeholder harus saling mendukung, agar visi misi tersebut dapat terwujud, sehingga kesejahteraan masyarakat Jateng terakselerasi,’’ ucapnya.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler