Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Cilacap – Beredar video terdapat asap hitam membumbung tinggi di Kilang Pertamina Cilacap. Narasi video itu menyebutkan kilang terbesar se-Indonesia itu kebakaran.

Video itu beredari di sejumlah platform media sosial. Dalam video itu disebutkan, salah satu tangki Kilang Pertamina Cilacap kebakaran, Kamis (27/2/2025) siang.

Menanggapi kabar tersebut, Sunaryo Adi Putro, Pjs Area Manajer Communication Relations and CSR PT Kilang Pertamina Internasional RU IV Cilatap memastikan tak ada kebakaran tangki 38 T-101.

Ia menjelaskan, tangki itu sebenarnya sedang dilakukan pembersihan lumpur. Agenda pembersihan sendiri dilakukan secara berkala.

”Tangki tersebut sebenarnya sedang menjalani pembersihan sludge (lumpur). Itu merupakan agenda pemeliharaan berkala,” kata Sunaryo Adi Putra dikutip dari Antara, Kamis (27/2/2025).

Sunaryo mengatakan, saat proses pemeliharaan sekitar pukul 11.00 WIB, terjadi percikan api. Akibatnya timbul kebakaran di tangki yang sedang dibersihkan itu.

Beruntung, tim pemadam kebakaran Kilang Pertamina Cilacap lekas menanganinya dengan menyemprotkan foam agar api tak makin membesar.

”Ini sudah penanganan, foam juga sudah masuk ke dalam tangki, terus yang di luar sudah mulai pendinginan. Terus di sini tidak ada korban jiwa,” katanya menjelaskan.

BBM Tetap Terjaga...  

Ia mengatakan, pihaknya telah menginformasikan kepada masyarakat sekitar bahwasanya kejadian tersebut hanya proses pembersihan, bukan kebakaran karena di dalam tangki sudah tidak ada minyaknya.

Menurut dia, material yang ada hanyalah sludge atau semacam lumpur yang menjadi sedimen di dalam tangki.

”Alhamdulillah tidak ada korban. Kondisi BBM (bahan bakar minyak) tetap terjaga, operasional masih lancar 100 persen kapasitas kilang kita, dua-duanya enggak terganggu,” kata Sunaryo.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler