Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Semarang – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan cuaca sejumlah daerah di Jateng bakal mengalami Hari Tanpa Hujan selama beberapa hari ke depan.

Berdasarkan monitoring ujan pada Dasarian III April 2025, sebagian besar wilayah Jateng terpantau mengalami Hari Tanpa Hujan dengan kriteria sangat pentek (1-5 hari berturut-turut) hingga pendek (6-10 hari berturut-turut).

Kemudian, pada sebagian wilayah di Wonogiri, Klaten, Sragen, Karanganyar, Boyolali, serta sebagian kecil wilayah Grobogan, Pati, Semarang, Temanggung, dan Kebumen mengalami hari tanpa hujan dengan kriteria menengah atau 11-20 hari berturut-turut.

”HTH terpanjang dengan kategori Panjang (21-30 hari berturut-turut tanpa hujan),” tulis BMKG seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, Kamis (1/5/2025).

Pada analisa di waktu yang sama, BMKG juga menyebut sebagian besar wilayah Jateng masih mengalami cuaca hujan meskipun intensitasnya rendah hingga menengah.

Meski begitu, ada beberapa wilayah yang diperkirakan masih memiliki potensi curah hujan tinggi (151-200 mm/dasarian). Wilayah itu yakni sebagian kecil Kabupaten Cilacap, Brebes, Pekalongan, dan Pati.

Probabilistik... 

BMKG memperkirakan, pada Dasarian I Mei 2025, pada umumnya probabilistik curah hujan di jateng peluangnya lebih dari 70 persen intensitasnya rendah.

Kondisi itu terjadi di sepanjang wilayah Pantai Utara (Pantura) dan Pantai Selatan (Pansela), serta hamper seluruh wilayah timur Jawa Tengah.

Sedangkan di sebagian wilayah tengah Jateng, memiliki peluang curah hujan menengah (51-50 mm/dasarian) dengan potensi lebih dari 70 persen.

Adapun karakteristik deterministik curah hujan pada Dasarian I Mei 2025 hingga Dasarian I Juni 2025 secara umum wilayah Jateng masuk pada kriteria rendah hingga menengah.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini