Rabu, 22 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Solo – Gugatan ijazah palsu Presiden RI-7 Joko Widodo (Jokowi) di Pengadilan Negeri (PN) Solo dinyatakan telah gugur. Majelis Hakim menyatakan PN Solo tak memiliki kewenangan mengadili perkara itu.

Mereka menilai, perkara Ijazah Palsu Jokowi masuk dalam ranah hukum pidana atau Tata Usaha Negara (PTUN).

Atas putusan itu, Pengugat Ijazah Jokowi, Muhammad Taufiq yang mewakili Kelompok Ijazah Palsu Usaha Gakpunya Malu (TIPU UGM) berencana mengajukan banding.

”Saya masih memiliki waktu 14 hari. Saya akan ajukan banding dan tentu nanti juga akan berlanjut ya,” kata Taufiq seperti dikutip dari Kompas.com, Kamis (10/7/2025).

Ia menilai, putusan sela secara virtual itu bukanlah sebuah kemenangan bagi para tergugat. Menurutnya, putusan itu justru menunjukkan ketidakberpihakan majelis hakim pada pihaknya.

”Jadi ini bukan disebut kemenangan, tapi saya mengatakan ternyata hakim itu masih di bawah bayang-bayang ketakutan. Hakim itu masih menyimpan perutnya itu dengan rasa takut dan itu sudah kami prediksi tadi pagi,” ungkapnya.

Selain itu, Taufiq mengungkapkan pihaknya akan menyiapkan gugatan citizen lawsuit sebagai langkah perlawanan eksepsi yang dikabulkan Majelis Hakim.

”Kita akan ajukan itu gugatan citizen lawsuit. Jadi ini bukan kiamat, tapi ini justru membuktikan kepada kita kalau hakim daerah itu belum pintar, belum berani,” tegasnya.

Sementara Itu... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler