Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Boyolali – Dua sekolah dasar atau SD Negeri di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah tak mendapatkan siswa baru dalam tahun ajaran baru 2025/2026 ini. Kedua sekolah itu yakni SD Sucen, Kecamatan Simo dan SD Tawengan, Kecamatan Teras.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Boyolali Lasno mengatakan, sejumlah SD Negeri di Boyolali memang mengalami kekurangan siswa.

Dengan standar kelas 28 anak dan jumlah SD Negeri sebanyak 543 sekolah, Lasno memperkirakan ada lebih dari 50 persen yang kekurangan murid baru.

”Sekitar 50 persen kekurangan (siswa).Dengan standar 28 (siswa) per kelas, itu 50 persen lebih, kurang dari itu (28 siswa),” urai Lasno seperti dikutip dari Detik.com, Rabu (16/7/2025).

Menurutnya, ada sejumlah faktor yang menyebabkan banyak sekolah kekurangan murid. Di antaranya, ada kemungkinan lulusan TK di wilayah itu sedikit dan anak-anak yang lebih tertarik sekolah di luar daerah.

”Seperti di Tawengan, Teras ini anak-anak lebih suka ke MI yang ada di Sawit, Tegalrejo sama SD Kadirsa (Teras),” tuturnya.

Faktor lainnya yakni keberhasilan program Keluarga Berencana (KB) yang dicanangkan pemerintah. Keberhasilan itu membuat tingkat kelahiran mengalami penurunan.

”Yang tidak kalah pentingnya adalah tren dari keluarga ekonomi menengah ke atas, ini sudah mengincar ke SD-SD swasta. Seperti di di Simo misalkan ya, ada ada dua SD swasta yang besar. Ini nerima siswanya paling tidak hampir tiga kelas. Tiga kelas kalau dikalikan 28 kan hampir 90 (siswa) kan,” terang dia.

Kualitas Sekolah... 

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler