Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Yulian mengatakan saat itu bus dalam kondisi penuh penumpang. Diduga kecelakaan itu dipicu karena rem blong.

”Bermuatan penumpang melaju dengan kecepatan kurang lebih 70 km/jam. Kendaraan hendak keluar Exit Tol Pemalang, sesampainya di TKP kendaraan mengalami rem blong sehingga menyebabkan kendaraan hilang kendali menabrak guard rail dan terguling,” ungkapnya.

Keempat korban meninggal diketahui bernama Komsiyah, Sri Fitriyati, Endah Cipta Ningrum, dan Abdul Ghofur. Mereka diketahui merupakan warga Bendan Ngisor, Gajahmungkur, Semarang.

Penumpang bus nahas tersebut diketahui merupakan rombongan dari Forum Kesehatan Kelurahan (FKK) Bendan Ngisor, Kota Semarang.

”Rombongan FKK forum kesehatan Kelurahan Bendan Ngisor (Kota Semarang),” kata tour leader rombongan piknik tersebut, Riyan.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler