Penanganan Banjir Pantura Semarang-Demak Terus Dintensifkan
Zulkifli Fahmi
Sabtu, 25 Oktober 2025 16:58:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Semarang – Penanganan banjir pantura Semarang-Demak, Jawa Tengah terus dilakukan secara intensif. Seluruh dinas dan stakeholder turun untuk menangani banjir sejak hari pertama.
Itu diungkapkan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi usai penandatanganan nota kesepahaman antara Provinsi Jawa Tengah dengan Provinsi Jawa Timur, di Gedung Negara Grahadi, Kota Surabaya, Jumat (24/10/2025) malam.
”Terkait banjir di Semarang dan Demak, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sudah kita turunkan,” kata Luthfi.
Pihaknya telah melakukan sejumlah upaya seperti penambahan pompa, pendirian dapur umum, hingga petugas pengaturan lalu lintas.
Ahmad Luthfi juga menginstruksikan seluruh dinas dan stakeholder terkait guna memantau dan mengambil langkah cepat terkait penanganan banjir di Kota Semarang dan Demak.
Kegiatan-kegiatan yang dilakukan untuk penanganan, termasuk membuat sodetan-sodetan di lokasi banjir, harus disiapkan dengan matang, mengingat kondisi cuaca masih tidak menentu.
”Kita akan lakukan pantauan terus dangan seluruh OPD, serta jajaran di Kota Semarang dan Kabupaten Demak, secara tidak langsung provinsi dan kabupaten/ kota akan kerja sama,” bebernya.
Sebelumnya...



