Bus Haryanto Kecelakaan di Tol Batang, Tiga Orang Meninggal
Zulkifli Fahmi
Senin, 27 Oktober 2025 13:57:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Batang – Bus Haryanto kecelakaan di Tol Batang, Minggu (26/10/2025) malam. Tiga orang meninggal dan 20 lainnya luka-luka dalam insiden tersebut.
Ketiga korban diketahui adalah Anis Tya Mayzahra (17) dan Suyatmi (46), warga Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, serta sati lagi belum diketahui identitasnya.
Para korban ini merupakan penumpang Bus PO Haryanto. Mereka meninggal di lokasi kejadian. Jenazahnya dibawa ke RSUD Kalisari Kabupaten Batang.
Kasatlantas Polres Batang AKP Eka Hendra Ardiansyah mengatakan, kecelakaan terjadi Minggu (26/10/2025) sekitar pukul 22.35 WIB.
Bus mengalami kecelakaan tunggal saat melintas di KM 354 Jalur B (arah Semarang ke Batang), turut Desa Ponowareng, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang.
Ia menjelaskan, saat itu, bus yang dikemudikan Ali Yudianto (36) warga Pati melintas di Jalur B dalam kondisi cuaca hujan deras. Diduga bus mengalami ban selip sehingga oleng ke kiri dan menghantam pembatas jalan hingga terguling ke kanan.
”(Akibat kecelakaan itu) Tiga orang meninggal dunia, 20 orang luka-luka-luka dan 12 orang selamat,” katanya dikutip dari Detik.com.
Petugas dari Satlantas Polres Batang bersama PJR dan Unit Laka Tol langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi korban dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, meski dugaan sementara disebabkan oleh ban selip akibat jalan licin dan hujan deras.



