Operasi SAR Longsor Banjarnegara Ditutup, 11 Orang Belum Ditemukan
Zulkifli Fahmi
Selasa, 25 November 2025 18:24:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Banjarnegara – Operasi Search and Rescue (SAR) pada bencana longsor di Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah resmi ditutup. Meski begitu, sebanyak sebelas orang masih belum ditemukan.
Selama sepuluh hari operasi SAR dilangsungkan, sebanyak 17 korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal. Pada hari terakhir operasi SAR, petugas berhasil menemukan lima korban di sektor A2.
Kelima korban yang ditemukan, Selasa (25/11/2025) merupakan satu keluarga. Berdasarkan kesaksian kerabat korban, mereka terlihat berlari menyelamatkan diri, namun tak berhasil dan terjatuh di sisi kanan jalan setapak depan rumah.
Sedangkan sebelas korban lainnya berada pada titik yang berbeda dan hingga sore ini keberadaan mereka masih belum bisa terdeteksi.
Kepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono mengatakan, kelima korban ditemukan di antara pukul 13.20 WIB sampai dengan pukul 14.36 WIB di lokasi yang berdekatan.
”Bahkan ada jasad yang bertumpuk jadi satu dalam kondisi memeluk anak,”ungkap Budiono, dalam keterangan resminya.
Ia mengungkapkan, pada pencarian di sektor A telah rampung dan tak ada lagi korban yang ditemukan. Budiono menduga, sebelas korban yang masih belum ditemukan terseret longsor ke sektor C.
”Namun karena area sektor C sangat luas dan juga kedalaman sektor C ada yang mencapai 20 meter lebih, kami kesulitan untuk mendeteksi keberadaan korban. Karena hal tersebut, kami dengan terpaksa menghentikan pencarian,” tambahnya.
Huntara...
- 1
- 2



