Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Klaten – Aparat Satreskrim Polres Klaten terpaksa menangkap enam remaja usai berkonvoi sembari mengacungkan senjata tajam. Aksi mereka sebelumnya viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, terlihat gerombolan itu mengendarai motor sambil menggeber-geberkan kendaraannya. Mereka mengendarai dua motor matik, dan masing-masing satu motor trail serta motor bebek.

Dua pengendara motor matik itu kemudian berhenti di tepi jalan. Lalu tampak salah satu dari mereka turun sambil memaki-maki dan mengacungkan senjata tajamnya.

Si Pembonceng motor bebek juga turun dan mengacungkan celurit panjang. Kemudian disusul satu motor matik dikendarai tiga remaja juga membawa senjata tajam yang sama.

Meski lalu lintas tampak ramai, mereka tampak santai tak terlihat tak peduli dengan pengguna jalan lain. Setelah memaki dan mengacungkan sajam, para remaja itu meninggalkan lokasi.

Disebutkan, aksi tersebut terjadi di jalan Kwaron-Ringinputih, Karangdowo, pada Jumat (5/12/2025) sore. Kini, enam orang dari gerombolan tersebut telah diamankan.

”Sudah, tadi (Jumat) malam langsung kita lidik. Enam orang kita amankan,” kata Kasat Reskrim Polres Klaten, AKP Taufik Frida Mustofa dikutip dari, Sabtu (6/12/2025) pagi.

Keenam remaja yang diamankan kemudian dibawa ke Polres untuk dimintai keterangannya. Sejumlah barang bukti juga disita. Adapun beberapa remaja sisanya masih dicari.

”Ini sedang kita bawa untuk dimintai keterangan, lainnnya masih dicari. Ya, masih anak-anak semua,” ujar Taufik.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler