Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Klaten – Seorang pencuri motor di Klaten menjadi bulan-bulanan warga usai aksinya ketahuan. Ia pun terpaksa dilarikan ke RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro, Klaten karena mendapatkan sejumlah luka.

Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Taufik Frida Mustofa mengatakan, dalam aksinya, pelaku melakukan pencurian motor seorang tinggi. Pelaku diketahui merupakan seorang pria berinisial UP (40), Warga Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.

Ia menjelaskan, pencurian itu terjadi Senin (8/12/2025) pagi. Saat itu, korban tengah memarkirkan motor matiknya di pasar pos untuk berbelanja.

Korban akhirnya melihat motornya hendak dicuri pelaku. Korban pun langsung meneriaki sang pelaku.

Mengetahui aksinya ketahuan, pelaku lalu kabur dengan sepeda motor curian. Korban pun berteriak meminta tolong.

”Korban berteriak bahwasanya ada pencurian. Kemudian salah satu warga mengetahui ada pencurian tersebut langsung mengejar,” kata Taufik, dikutip dari Detik.com, Selasa (9/12/2025).

Aksi kejar-kejaran antara warga dengan pencuri motor itu pun terjadi. Akhirnya, warga terpaksa menabrakkan motornya ke pelaku di wilayah Jalan Rajawali hingga keduanya terjatuh.

”Pelaku berhasil diamankan Polsek Kota meskipun dalam kondisi kecelakaan. Keduanya luka dan menjalani dirawat di RSUP Tegalyoso Klaten,” sambung Taufik.

Taufik mengatakan, kasus tersebut saat ini masih didalami. Terkait jumlah pelaku, motif dan apakah menggunakan Kunci T atau pelaku merupakan residivis, pihaknya masih melakukan pendalaman.

”(Saat ini) Pelaku masih dirawat,” imbuhnya.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler