Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Boyolali – Sejumlah lokasi di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah dijadwalkan mengalami pemadaman listrik Kamis (22/1/2026).

Pemadaman listrik ini terjadi karena adanya pemeliharaan jaringan di wilayah kerja ULP Boyolali, Kabupaten Boyolali.

Atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan selama pemadaman listrik berlangsung, PLN menyampaikan permohonan maaf.

PLN memastikan kegiatan ini dilakukan guna memperkuat keandalan jaringan distribusi listrik sekaligus meningkatkan pelayanan pada pelanggan.

Pekerjaan itu dijadwalkan berlangsung selama lima jam, yakni mulai dari pukul 10.00 WIB sampai dengan pukul 15.00 WIB.

Penting untuk diketahui, waktu padam dapat berubah di luar jadwal yang ditetapkan apabila terkendala di lapangan.

Namun, PLN akan segera menormalkan kembali pasokan listrik ke pelanggan setelah pekerjaan selesai sebelum target waktu yang ditetapkan.

Adapun lokasi yang terdampak meliputi Legundi, Senden, Satriyan, Glagahan, Sebagian Desa Cepoko Sawit, Penggingan, Cabonan, Sebagian Soka Jenengan, Betokan Jenengan, Tlawong, Kiyaran Gombang, Tegalrejo, Gading, Ngledok dan sekitarnya.

Sejumlah tempat seperti Ponpes Tanah Jawi Glagahan, Museum Gempa, SDN 01 Cepokosawit, SDN 03 Jenengan, Kantor Desa Jenengan, UPT Puskesmas Sawit, MAN 3 Boyolali Kebatan, Kandang Ayam Sawit, Peternakan Ikan Sawit juga terdampak.

Untuk itu, para pelanggan di lokasi tersebut diimbau mempersiapkan diri salah satunya dengan menyediakan pasokan energi alternatif atau genset agar kegiatan usaha tetap berjalan.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler