Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Batang – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen meresmikan Gerakan Jateng ASRI yang merupakan singkatan dari Aman, Sehat, Resik, dan Indah.

Peresmian ditandai dengan aksi bersama, bersih-bersih sampah di Pantai Jodo, Desa Sidorejo, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Selasa (24/2/2026).

Lebih dari seribu orang dilibatkan dalam kegiatan yang bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional itu. Kegiatan itu juga dilaksanakan serentak di 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah.

Dalam kesempatan itu, Luthfi mengatakan, persoalan sampah di Jawa Tengah sudah masuk kategori darurat. Langkah-langkah konkret untuk mengatasinya pun sangat perlu dilakukan.

”Sampah di Jawa Tengah hampir 6,36 juta ton per tahun. Yang bisa diproses baru sekitar 60 persen, sisanya belum tertangani optimal. Ini harus menjadi perhatian serius kita semua,” tegasnya dalam sambutan.

Ia mengingatkan, Presiden telah menargetkan Indonesia menuju zero waste pada 2029. Gerakan Jateng ASRI pun diharap menjadi Gerakan nyata.

Ahmad Luthfi pun mendorong agar bupati dan wali kota segera menyerahkan data konkret penanganan sampah di wilayahnya.

”Besok akan saya bawa dalam rapat di tingkat pusat,” ujar Luthfi.

Garis Pantai... 

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler