Sasaran MBG di Jateng Tembus 96,98 Persen, Jadi Motor Nasional
Zulkifli Fahmi
Selasa, 3 Maret 2026 16:16:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Menurutnya, MBG bukan sekadar pemenuhan gizi, namun juga bagian dari strategi besar membangun sumber daya manusia. Program ini juga sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat melalui pelibatan petani, peternak, nelayan, UMKM, hingga koperasi desa.
Sementara itu, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan, MBG merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas SDM sekaligus penguatan ekonomi daerah di Jawa Tengah.
”Program MBG bukan hanya sekadar pemberian makan bergizi. Ini investasi strategis membangun sumber daya manusia,” kata dia.
Di sisi infrastruktur, sebanyak 3.741 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah berdiri di Jateng yang terdiri dari 34 SPPG TNI, 12 SPPG pondok pesantren, 3.628 SPPG mitra, dan 67 SPPG Polri.
SPPG tersebut telah tersebar di seluruh 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Kabupaten/kota tersebut juga telah memiliki SK Satgas MBG.
Luthfi menambahkan, sebagai lumbung pangan nasional, Jawa Tengah juga menargetkan produksi padi 2026 sebesar 10,55 juta ton GKG atau meningkat 12,22 persen dibanding realisasi 2025.
”Kami siap menopang swasembada pangan nasional sekaligus memastikan keberlanjutan program MBG di Jawa Tengah,” tegasnya.
Dengan capaian yang mendekati 100 persen dan dukungan infrastruktur yang kuat, Jawa Tengah diharapkan terus menjadi penggerak utama suksesnya MBG di tingkat nasional.



