Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Temanggung – Kasus keracunan MBG terjadi di wilayah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Sebanyak 323 siswa dan guru dari 8 sekolah di tingkat TK, SMP, dan SMK mengalami gejala keracunan usai menyantap MBG.

Dari jumlah itu, sebanyak 248 orang berasal dari SMPN 4 Temanggung. Mereka mengalami gejala keracunan usah menyantap menu MBG berupa nasi kuning, telur dadar, abon, tempe orek, timun, tomat, dan buah semangka.

MBG tersebut disalurkan dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Temanggung Tlogorejo, pada Senin (18/5/2026). Usai menyantap menu tersebut, para siswa dan guru mengeluhkan mual hingga diare pada malamnya.

”Kronologi dugaan keracunan paket MBG di SMPN 4 Temanggung, Senin (18/5) dengan menu nasi kuning, telur dadar, orek tempe, abon, semangka, mentimun, dan tomat,” kata Guru SMPN 4 Temanggung, Ismu Alim yang juga PIC MBG, seperti dikutip dari Detik.com, Jumat (22/5/2026).

Atas kejadian keracunan MBG pada Senin (18/5/2026) itu, Kepala SPPG Temanggung Tlogorejo, Soleh Jamaludin menyampaikan permohonan maaf.

”Saya selaku Kepala SPPG Temanggung Tlogorejo, hari ini menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh siswa, orang tua, atau wali murid pihak sekolah serta masyarakat atas apa yang terjadi pada tanggal 18 Mei 2026 terkait menu yang kami sajikan,” katanya.

Ia mengaku menyesal atas kejadian keracunan MBG yang menyebabkan sejumlah siswa dan guru mengalami keluhan kesehatan.

Berdasarkan data yang dikumpulkan, dari 323 orang yang mengalami keracunan MBG, sebagian besar sudah beraktivitas kembali seperti biasa.

Kondisi Korban.... 

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler