Menurutnya, revitaslisasi Pokir penting penting disampaikan karena banyak usulan warga yang meminta perbaikan jalan rusak di Jateng. Permintaan itu tak hanya datang dari Kabupaten Blora, namun wilayah lain juga menyampaikan keluhan yang sama.
Terlebih, pada tahun 2025 hingga awal 2026 ini, Jateng mengalami husim hujan yang cukup panjang. Kondisi itu pun memengaruhi penurunan kualitas jalan.
”Saat ini masuk kemarau dan kita cek lagi untuk segera perbaikan,” ujarnya.
Terkait jalan rusak di Blora, Luthfi menyatakan proses perbaikannya sudah berjalan. Jika proses lelang selesai, pekerjaan perbaikan segera dilakukan.
Murianews, Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menjanjikan perbaikan jalan rusak di Jateng yang saat ini masih banyak dikeluhkan masyarakat. Proyek perbaikan itu bakal dikebut hingga akhir tahun 2026 ini.
Mantan Kapolda Jateng itu juga telah menginstruksikan Anggaran Perubahan 2026 dikoreksi untuk prioritas pembangunan jalan. Bahkan, ia menekankan pokok-pokok pikiran (Pokir) usulan anggaran di DPRD Jateng wajib untuk infrastruktur jalan.
Luthfi menekankan, jalan rusak menjadi persoalan prioritas yang mesti segera di selesaikan. Ia tak ingin masyarakat sebagai pengguna jalan terus-terusan mengeluh soal jalan berlubang.
Apalagi bila jalan rusak tersebut sampai membahayakan nyawa. Ia menekankan, akhir tahun 2026 harus sudah bisa mengurangi jalan rusak dalam persentase signifikan.
Pernyataan itu disampaikan saat memberikan keterangan pada wartawan usai menghadiri acara Rakor Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah di Hotel Gumaya Semarang, Kamis (4/6/2026).
”Prioritas infrastruktur jalan. Di anggaran perubahan nanti kita ubah. Pokir akan direvitalisasi untuk infrastruktur jalan,” tegas Ahmad Luthfi.
Banyak Keluhan...
Menurutnya, revitaslisasi Pokir penting penting disampaikan karena banyak usulan warga yang meminta perbaikan jalan rusak di Jateng. Permintaan itu tak hanya datang dari Kabupaten Blora, namun wilayah lain juga menyampaikan keluhan yang sama.
Terlebih, pada tahun 2025 hingga awal 2026 ini, Jateng mengalami husim hujan yang cukup panjang. Kondisi itu pun memengaruhi penurunan kualitas jalan.
”Saat ini masuk kemarau dan kita cek lagi untuk segera perbaikan,” ujarnya.
Terkait jalan rusak di Blora, Luthfi menyatakan proses perbaikannya sudah berjalan. Jika proses lelang selesai, pekerjaan perbaikan segera dilakukan.
Jalan Cepu Randublatung...
Pemprov Jateng memastikan perbaikan jalan rusak di Ruas Capu-Randublatung di Kabupaten Blora segera dilakukan. Pekerjaan yang dianggarkan sebanyak Rp5,276 miliar pada 2026 ini sudah memasuki tahapan lelang.
Sementara itu di 2025 lalu, Ahmad Luthfi mengatakan, Pemprov Jateng telah megalokasikan anggaran total Rp75 miliar untuk perbaikan jalan provinsi dan kabupaten.
Dalam kesempatan itu, Luthfi juga menekankan pentingnya kualitas pekerjaan dalam perbaikan jalan rusak. Dia menyoroti agar penanganan tidak dilakukan secara asal-asalan.